comscore

Saling Sindir Elite Politik Disebut Demi Dongkrak Popularitas

Fachri Audhia Hafiez - 25 Juni 2022 12:22 WIB
Saling Sindir Elite Politik Disebut Demi Dongkrak Popularitas
Analis politik Analis politik ­Lembaga Survei Kedaikopi Hendri ­Satrio. Medcom.id
Jakarta: Sejumlah elite politik saling sindir jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Fenomena itu dinilai untuk mendongkrak popularitas.

"Soal meningkatkan popularitas jelas iya," kata pengamat politik Hendri Satrio kepada Medcom.id, Sabtu, 25 Juni 2022.
Menurut dia, popularitas meningkat lantaran suasana panas kedua pihak berseteru terus diliput media massa. Namun, ia menilai aksi saling sindir tersebut belum mempengaruhi elektabilitas.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKopi itu menganggap santai cara yang ditunjukkan elite parpol tersebut. Dia mengingatkan bahwa itu merupakan fenomena politik.

Sehingga, lanjut Hendri, situasi antarelite parpol bisa berubah mendekati kontestasi politik. Mereka yang saling sindir justru berpeluang berkoalisi.

"Tapi jangan lupa ini politik, ujung-ujungnya mereka bisa jadi satu koalisi. Walaupun sudah saling sindir," ujar Hendri.
 
Baca: Balas Sindiran Yenny Wahid, Muhaimin: Bikin Partai Saja Gagal Lolos

Sebelumnya, putri kedua Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, menyindir Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Yenny mengimbau politikus yang hasil survei elektabilitas tak terlalu mengangkat, tidak perlu ngotot mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
 
"Tak usah terlalu ngotot," ujar Yenny saat berkunjung ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu, 22 Juni 2022.

Sindiran itu dibalas Cak Imin. Dia menyebut Yenny gagal dalam membangun partai.

"Yenny itu bukan PKB, bikin partai sendiri saja gagal lolos," kata Muhaimin saat dikutip dari akun Twitter @cakimiNOW, Kamis, 23 Juni 2022.

Aksi saling sindir juga terjadi antara PKB dan Partai Amanat Nasional (PAN). Cak Imin menyindir menteri baru yang akting kaget soal harga barang naik.

Sindiran Cak Imin itu merujuk pada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang diangkat menjadi Menteri Perdagangan. Lalu, dibalas oleh PAN yang menyebut Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, 'seperti tidak ada'.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id