Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Ambil Langkah Nyata Menghadapi Perubahan Iklim

    Antara - 23 April 2021 03:30 WIB
    Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Ambil Langkah Nyata Menghadapi Perubahan Iklim
    Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral virtual dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Istana Bogor, Selasa, 13 April 2021. Foto: BPMI



    Jakarta: Presiden Joko Widodo mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim atau Leaders Summit on Climate secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Jokowi mengajak pemimpin dunia untuk mengambil aksi-aksi nyata.

    Sebagai negara kepulauan terbesar dan pemilik hutan tropis, Jokowi menegaskan penanganan perubahan iklim menjadi kepentingan nasional Indonesia. Melalui kebijakan, pemberdayaan, dan penegakkan hukum, laju deforestasi Indonesia saat ini turun terendah dalam 20 tahun terakhir.






    "Penghentian konversi hutan alam dan lahan gambut mencapai 66 juta hektare, lebih luas dari gabungan luas Inggris dan Norwegia. Penurunan kebakaran hutan hingga sebesar 82 persen di saat beberapa kawasan di Amerika, Australia, dan Eropa mengalami peningkatan terluas," ujar Presiden Jokowi dalam KTT Perubahan Iklim, Kamis, 22 April 2021.

    Presiden meminta para pemimpin memajukan pembangunan hijau untuk dunia yang lebih baik. Indonesia, kata dia,  telah memutakhirkan kontribusi yang ditentukan secara nasional (nationally determined contributions/NDC) untuk meningkatkan kapasitas adaptasi dan ketahanan iklim.

    Baca: Presiden Tiongkok akan Hadiri KTT Iklim Joe Biden

    Indonesia menyambut baik penyelenggaraan Konvensi Kerangka Perubahan Iklim ke-26 di Inggris untuk hasil yang implementatif dan seimbang. Indonesia mendukung target sejumlah negara menuju net zero emission di 2050. Agar kredibel, komitmen itu harus dijalankan berdasarkan komitmen NDC 2030.

    "Negara berkembang akan melakukan ambisi serupa jika komitmen negara maju kredibel disertai dukungan riil. Dukungan dan pemenuhan komitmen negara-negara maju sangat diperlukan," imbuh dia.

    Untuk mencapai target Persetujuan Paris dan agenda bersama berikutnya, Presiden Jokowi memandang kemitraan global harus diperkuat. Kesepahaman dan strategi perlu dibangun di dalam mencapai net zero emission dan menuju UNFCCC COP-26 Glasgow. 

    Di sisi lain, Indonesia sedang mempercepat pilot percontohan net zero emission. Salah satunya dengan membangun Indonesia Green Industrial Park seluas 12.500 hektare di Kalimantan Utara yang akan menjadi yang terbesar di dunia.

    "Kami sedang melakukan rehabilitasi hutan mangrove seluas 620 ribu hektare sampai 2024, terluas di dunia dengan daya serap karbon mencapai empat kali lipat dibanding hutan tropis. Indonesia terbuka bagi investasi dan transfer teknologi, termasuk investasi untuk transisi energi," jelas Kepala Negara.

    Selain itu, peluang besar terbuka bagi pengembangan bahan bakar nabati, industri baterai litium, dan kendaraan listrik. Jokowi menegaskan presidensi Indonesia untuk G20 di 2022 akan memprioritaskan penguatan kerja sama perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

    "Indonesia juga terus mendukung upaya para sahabat kami di kawasan Pasifik. Kita harus terus melakukan aksi bersama, kemitraan global yang nyata, dan bukan saling menyalahkan, apalagi menerapkan hambatan perdagangan dengan berdalih isu lingkungan," ungkap Jokowi.

    KTT Leaders Summit on Climate ini dibuka secara resmi oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris. Konferensi ini diikuti 41 kepala negara/kepala pemerintahan/ketua organisasi internasional.

    Turut mendampingi Presiden secara langsung dalam KTT ini, yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mendampingi secara virtual.


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id