Survei: Elektabilitas Midji-Norsan Unggul

K. Yudha Wirakusuma - 14 Juni 2018 01:20 wib
Wali Kota Pontianak Sutarmidji (kiri) dan Bupati Mempawah Ria
Wali Kota Pontianak Sutarmidji (kiri) dan Bupati Mempawah Ria Norsan (kanan) saat mendaftar sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Senin (8/1). MI/Aries Munandar

Jakarta: Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis Peta Kekuatan Elektoral Cagub-Cawagub Kalimantan Barat (Kalbar) 2018. Dari hasil survei tersebut, elektabilitas pasangan Sutarmidji–Ria Norsan unggul.

Peneliti Poltracking Indonesia Hendra Yasin mengatakan elektabilitas pasangan Sutarmidji-Ria Norsan meraih 53,5 %. Disusul pasangan Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot 32,3 % dan Milton Crosby-Boyman Harun 5,4 %. Sebanyak 8,8 % responden tidak memberikan jawaban (undecided voters).

"Ada banyak variabel yang menyebabkan seorang kandidat beserta pasangannya dapat menggungguli pasangan yang lainnya," kata Hendra dalam keterangannya, Rabu, 13 Juni 2018.

Menurutnya, elektabilitas pasangan calon dipengaruhi kerja-kerja terstruktur, masif, dan sistematis yang dilakukan secara konsisten oleh pasangan kandidat. "Kemudian, mesin relawan, partai, dan penampilan dalam debat publik menjadi faktor menentukan.” terangnya. 

Selain soal elektabilitas, temuan survei ini juga menjelaskan performa debat kedua cagub-cawagub Kalbar pada 5 Mei 2018. Pasangan Sutarmidji-Ria Norsan unggul dalam tiga aspek.  Aspek tersebut yakni cara berkomunikasi 50 %, penguasaan masalah 63,4 %, dan program kerja 58,7 %.

Diikuti pasangan Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot, 31,5 % untuk cara berkomunikasi, 20,4 % terkait penguasaan masalah, dan 19,6 % dalam konteks program kerja.

Sementara, pasangan Milton Crosby-Boyman Harun meraih 9,8 % terkait cara berkomunikasi, 4,3 % untuk penguasaan masalah, dan 8,7 % dalam konteks program kerja. 

Hendra  menjelaskan, temuan survei ini mengungkap penampilan (performa) terbaik dalam debat kedua cagub-cawagub Kalbar, pasangan Sutarmidji-Ria Norsan unggul 60,2 %, diikuti pasangan Karolin Margret Natasa –Suryadman Gidot 28 %, dan Milton Crosby–Boyman Harun 7,5 %.

"Berdasarkan data elektabilitas dan peforma debat pada survei ini, maka pasangan Sutarmidji-Ria Norsan unggul dibanding dua pasangan lainnya yakni Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot dan Milton Crosby-Boyman Harun," ungkap Hendra.

Survei diselenggarakan pada 25-30 Mei 2018 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sample dalam survei ini adalah 1200 responden dengan margin of error (MoE) 2,89 % pada tingkat kepercayaan 95 %. Survei ini menjangkau 12 kabupaten dan dua kota di Kalbar.


(AZF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.