• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

 e-ktp  

Mendagri Kesulitan Cegah Pencurian Blanko KTP-el

Whisnu Mardiansyah - 06 Desember 2018 22:04 wib
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kanan) bersama Kepala Kantor
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kanan) bersama Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko (kiri) dan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi selaku Moderator Johan Budi (tengah). Foto: MI/Bary Fathahilah

Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui sulit mencegah pencurian blanko KTP-el. Padahal, proses audit secara berkala sudah dilakukan mengawasi keluar masuknya blanko. 

"Ya sulit. Uang saja bisa dipalsukan. Ijazah bisa dipalsukan. Apalagi ini KTP-el. Satu rumah lagi yang curi," kata Tjahjo di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 6 Desember 2018.

Menurut Tjahjo, kasus pencurian ini tak memengaruhi sistem data KTP-el. Kasus ini murni tindak pidana pencurian dan sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

"Sudah ketangkep, sudah ngaku, sudah didatangi, kami serahkan ke kepolisian, karena ini ada unsur penipuan dan pidananya," jelas Tjahjo.

Tjahjo memastikan meskipun blanko tersebut kadung dijual di situs belanja online tetapi yang bersangkutan tidak bisa mengakses data dalam blanko tersebut. 

"Jadi engga menyangkut urusan akses, enggak ada sistem yang jebol, karena ini hanya menjual blangko KTP-el yang kebetulan blangko itu asli. Tapi tidak bisa diakses," ujarnya.

Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebelumnya mengungkap kejahatan penjualan blangko KTP elektronik (KTP-el). Penjualan blangko tersebut beredar di pasar online dalam kurun dua hari.

Baca: Penjual Blangko KTP-el Anak Kadis Dukcapil Lampung

Dukcapil Kemendagri kemudian berkoordinasi dengan perusahaan pencetak blangko KTP-el, dan toko online untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Alhasil, Dukcapil mendapatkan identitas pelaku yang menawarkan dan lokasi blangko itu diperoleh.

Kasus ini juga sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pelaku terancam dijerat Pasal 96 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Ancaman pidana penjara paling lama 10 Tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.


(DMR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.