MPR Minta Penaikan Iuran BPJS Kesehatan Dikaji Ulang

    Christian - 14 Mei 2020 20:42 WIB
    MPR Minta Penaikan Iuran BPJS Kesehatan Dikaji Ulang
    Ilustrasi/MI/ Pius Erlangga
    Jakarta: Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Presiden RI, Joko Widodo, mengkaji penaikan iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Menurut dia, kebijakan itu kurang tepat diterapkan di tengah pandemi korona (covid-19).

    "Bahasa halus saya itu pemerintah mempertimbangkan momentum kenaikan iuran BPJS ini," kata Bamsoet di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang 1, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Mei 2020.

    Menurut dia, kebijakan penaikan iuran BPJS Kesehatan menjadi perhatian masyarakat. Mengingat kebijakan itu sempat dibatalkan Mahkamah Agung (MA). 

    Namun Bamsoet menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. "Ini bukan soal setuju, tidak setuju," kata Bamsoet.

    Pemerintah diharap dapat bijaksana dalam mengambil keputusan di tengah pandemi covid-19 ini. Bamsoet berharap ada keputusan strategis mengenai hal tersebut.

    "Bagusnya setelah pandemi ini berakhir," kata dia.

    Baca: Alasan Istana Menaikkan Iuran BPJS
     
    Keputusan penaikan iuran tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Beleid anyar itu mengatur tentang perubahan iuran mengikuti putusan Mahkamah Agung Nomor 7P/HUM/2020.
     
    Mengutip isi Perpres tersebut, iuran BPJS kesehatan untuk Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) untuk kelas I dan kelas II mulai mengalami kenaikan pada 1 Juli 2020.
     
    Iuran kelas I mengalami peningkatan dari Rp80 ribu menjadi Rp150 ribu per bulan. Sementara iuran kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp100 ribu per bulan.
     
    Peserta kelas II mengalami kenaikan iuran pada 1 Januari 2021. Peserta masih membayar Rp25.500 per bulan saat ini, dengan subsidi iuran dari pemerintah Rp16.500 per bulan.
     
    Sementara itu, kelas III mengalami kenaikan iuran menjadi Rp35 ribu per bulan pada 2021. Penaikan ini terjadi karena pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengurangi subsidi dari Rp16.500 menjadi Rp7.000 per orang setiap bulan.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id