Penambahan Kewenangan Polri Dalam RUU Ciptaker Dikritisi

    Kautsar Widya Prabowo - 12 Juli 2020 19:47 WIB
    Penambahan Kewenangan Polri Dalam RUU Ciptaker Dikritisi
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Penambahan kewenangan Polri dalam Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) dikritisi. Polri diminta fokus memaksimalkan fungsi sesuai kewenangan yang ada.

    Penambahan kewenangan itu termaktub dalam Pasal 82 RUU Ciptaker untuk mengubah Pasal 15 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia. Polri diberi wewenang mencegah dan menanggulangi tumbuhnya penyakit masyarakat; mengawasi aliran yang dapat menimbulkan perpecahan atau mengancam persatuan dan kesatuan bangsa; serta melaksanakan pemeriksaan khusus sebagai bagian dari tindakan kepolisian dalam rangka pencegahan.

    "Polisi kelihatannya kewalahan untuk melakukan tugasnya. (Tapi) Berikutnya dibebani dengan tugas-tugas yang ekstra administrasi," kata pengajar hukum tata negara Universitas Andalas Ilhamdi Taufik dalam diskusi virtual, Minggu, 12 Juli 2020.

    Ilhamdi menilai penambahan kewenangan Polri dalam RUU Ciptaker tidak mendesak. Korps Bhayangkara, kata dia, sebaiknya fokus bekerja berdasarkan Tribrata dan Catur Prasetya.

    "Karena sudah ada tiga komponen besar yaitu masalah keadilan, Hak Asasi Manusia (HAM), dan penegakan hukum," ujar dia.

    Baca: RUU Ciptaker, Solusi Bangkit dari Tekanan Pandemi

    Ilhamdi menyebut UU soal kewenangan Polri sudah ada sejak 18 tahun lalu. Namun, masih banyak kendala dalam pelaksanaannya sehingga tidak membutuhkan tambahan kewenangan.

    Pemerintah, kata Ilhamdi, sebaiknya fokus mengevaluasi kinerja Polri. Penambahan kewenangan dikhawatirkan semakin membebani tugas aparat keamanan.

    "Perlu pengawasan yang lebih efektif terhadap manifestasi tugas kewenangan Polri," ucap Ilhamdi.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id