Menko PMK Sebut Sikap BEM UI Tak Mencerminkan Karakter Insan Akademis

    Kautsar Widya Prabowo - 28 Juni 2021 15:54 WIB
    Menko PMK Sebut Sikap BEM UI Tak Mencerminkan Karakter Insan Akademis
    Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Foto: MI/Bagus Suryo



    Jakarta: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai the king of lip service yang diunggah dalam akun Instagram @bemui_official. Sikap mahasiswa itu dinilai tidak patut.

    "Apa yang dilakukan tidak mencerminkan karakternya sebagai insan akademis," ujar Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy kepada wartawan, Senin, 28 Juni 2021.

     



    Muhadjir menjelaskan terdapat dua hak yang harus dijamin perguruaan tinggi. Yaitu, kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik.

    "Kebebasan akademik adalah kebebasan yang diperlukan dalam relasi antarsesama dosen dan sesama mahasiswa atau antardosen dan mahasiswa, sedangkan kebebasan mimbar akademik digunakan dalam relasi warga kampus khususnya guru besar dengan pihak luar," kata dia.

    Mantan menteri pendidikan itu menekankan sebagai insan akademis seharusnya dapat menggunakan dua hak tersebut sebaik mungkin. Seperti pada saat mengekspresikan suaranya dikemas secara elegan dan berkepatutan.

    Baca: Sikap BEM UI Dinilai Bentuk Kritik, Tak Perlu Dihukum

    Dalam kritikannya di media sosial, BEM UI membeberkan alasan memberi julukan tersebut kepada presiden. Mereka juga mencantumkan referensi sebagai penguat kritikan tersebut.

    “Jokowi kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras. Katanya begini, faktanya begitu,” jelas BEM UI.

    Janji-janji Jokowi yang mereka soroti antara lain revisi UU ITE sampai penguatan KPK. Tapi, tak satupun yang diwujudkan Jokowi.

    “Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan rentetan janji lainnya. Semua mengindikasikan bahwa perkataan yang dilontarkan tidak lebih dari sekadar bentuk "lip service" semata,” lanjutnya.

    Oleh karena itu, BEM UI meminta agar Jokowi berhenti mengumbar janji manis. “Berhenti membual, rakyat sudah mual!,” tutup mereka.

    Unggahan BEM UI tersebut menuai berbagai respons. Ada yang memberi dukungan tetapi juga yang melempar kritik.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id