Politisi PDIP Ini Tuding Vaksin yang Diterima Jokowi Bukan Sinovac

    Adri Prima - 14 Januari 2021 20:17 WIB
    Politisi PDIP Ini Tuding Vaksin yang Diterima Jokowi Bukan Sinovac
    Ilustrasi vaksin Covid-19 (foto: MI)
    Jakarta: Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat dari fraksi PDIP Ribka Tjiptaning kembali membuat heboh usai menuding kalau vaksin yang diterima Jokowi bukan vaksin buatan Sinovac. 

    Dugaan tersebut ia utarakan dalam Rapat Kerja dan Dengar Pendapat Lanjutan Komisi IX DPR RI bersama dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito dan Direktur Utama PT. Biofarma Honesti Basyir pada Rabu (13/1/2021).

    “Bisa saja itu bukan Sinovac yang dikasih kan kita enggak tahu semuanya, jangan ada dusta di antara kita,” kata Ribka.

    Sebelumnya, nama Ribka juga kerap mengisi headline pemberitaan setelah ia menolak tegas untuk divaksin. Ribka pun lebih memilih membayar denda daripada divaksin. 

    "Saya tetap tidak mau divaksin walaupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin," ucap dia.

    "Saya sudah 63 nih, mau semua usia boleh (divaksin), tetap, mau hidup di DKI dan semua anak cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta, mending gue bayar, gue jual mobil kek," lanjutnya. 

    Penolakan Ribka perihal vaksin Covid-19 bukan tanpa alasan. Belajar dari pengalamannya saat menjabat Ketua Komisi IX, dia mengingat, terdapat sejumlah vaksin yang ditemukan bermasalah dan berdampak buruk pada kesehatan masyarakat.

    “Yang tadinya vaksin untuk polio malah jadi lumpuh layu, yang kaki gajah jadi mati 12 orang di Sindangaaya sana di Jawa Barat,” pungkas Ribka.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id