comscore

Tak Setuju Hukuman Mati HW, Komnas HAM Dikritik

Anggi Tondi Martaon - 15 Januari 2022 16:28 WIB
Tak Setuju Hukuman Mati HW, Komnas HAM Dikritik
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid/Gerpin
Jakarta: Sikap Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) menentang tuntutan hukuman mati terhadap pelaku kekerasan seksual kepada Herry Wiryawan (HW) dikritik. Tuntutan hukuman maksimal tersebut dianggap bukti keseriusan negara memberantas kekerasan seksual.

“Apalagi ketika anak-anak yang menjadi korbannya," kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) melalui keterangan tertulis, Sabtu, 15 Januari 2022.
Anggota Komisi VIII itu menyampaikan hukuman mati itu diakui dalam sistem hukum di Indonesia. Salah satunya dalam UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut Pasal 28 UUD 1945 memberikan jaminan terhadap hak hidup. Namun, Pasal 28 huruf J ayat 2 mengatur ketentuan terkait jaminan hak hidup itu.

Pasal tersebut menyatakan pemberlakuan hak asasi manusia di Indonesia harus tunduk pada pembatasan yang dibuat oleh undang-undang. Termasuk, UU Perlindungan Anak.

Baca: Kementerian PPPA Dorong Masyarakat Berani Melapor Semua Tindak Kekerasan

“Artinya, sanksi hukuman mati itu tetap sah diberlakukan selama diatur melalui undang-undang yang berlaku di Indonesia” ungkap dia.

HNW mengatakan UU Perlindungan Anak jelas mencantumkan beberapa ketentuan hukuman mati terhadap kejahatan serius terhadap anak. Selain kekerasan seksual, hukuman mati juga diberlakukan terhadap pelibatan anak dalam penyalahgunaan narkoba. Hal itu merupakan bunyi Pasal 89 ayat (1) UU Perlindungan Anak.

Anggota Komisi VIII DPR itu mendukung tuntutan hukuman mati Jaksa terhadap HW. Tuntutan tersebut dianggap sebagai ikhtiar menghadirkan perlindungan terhadap anak-anak.

"serta memberikan memberikan efek jera," ujar dia.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id