Puan Sebut Penambahan Wamen Tak Efisien

    Nur Azizah - 11 November 2019 13:13 WIB
    Puan Sebut Penambahan Wamen Tak Efisien
    Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin memperkenalkan wakil menteri (wamen) Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani mengkritik wacana penambahan wakil menteri (wamen) di Kabinet Indonsesia Maju. Hal ini bertentangan dengan visi Presiden Joko Widodo yang ingin merampingkan birokrasi.

    "Tentu saja penambahan ini enggak efisien," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin, 11 November 2019.

    Kendati begitu, Puan tak mau berkomentar lebih jauh. Pasalnya, Jokowi yang mengetahui kebutuhan di kementeriannya.

    Puan menyerahkan keputusan akhir kepada Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Bagaimana pun, Jokowi memiliki hak prerogatif untuk menambah atau mengurangi wamen.

    "Jadi kita tunggu saja, apa iya nambah lagi," ungkap Puan.

    Kabar penambahan wakil menteri kembali tersiar. Bila ini terjadi, Kabinet Indonesia Maju bakal semakin gemuk. Kendati begitu, Presiden Joko Widodo masih mempertimbangkan masalah ini. 

    "Belum," jawab singkat Jokowi ketika ditanya soal penambahan wakil menteri di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu, 10 November 2019.

    Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Presiden Jokowi akan menambah enam wakil menteri lagi. Saat ini, jumlah wakil menteri sudah mencapai 12 orang. 

    Presiden telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Perpres 73 tahun 2019 tentang Kementerian Riset dan Teknologi. Dalam dua perpres itu, menteri akan dibantu wakil menteri sesuai penunjukan presiden.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id