Pilkada di Tengah Pandemi Korona Menurunkan Partisipasi Hak Pilih

    Kautsar Widya Prabowo - 17 Mei 2020 15:05 WIB
    Pilkada di Tengah Pandemi Korona Menurunkan Partisipasi Hak Pilih
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyebut tidak sedikit negara yang mengalami penurunan partisipasi hak pilih dalam pemilu yang digelar di tengah pandemi covid-19. Ini bedasarkan penelitian dari International Foundation for Electoral Systems (IFES).

    "Dari sekitar 18 negara yang melaksanakan pemilu di masa pandemi, 16 negara itu mengalami penurunan angka pengguna hak pilih atau voter di hari pemilihan," ujar Direktur Eksekutif Purledem Titi Anggraini dalam diskusi virtual, Minggu, 17 Mei 2020.

    Titi mengatakan 16 negara itu gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat akan ancaman virus covid-19. Bahkan ada beberapa negara yang harus jatuh korban akibat terpapar virus yang pertama kali mengjangkiti Wuhan, Tingkok.

    "Ada pekerja TPS-nya memutuskan untuk tidak mau lanjut. Bahkan (ada) petugas pemilihan yang terpapar covid-19," ucap dia.

    Baca: Pilkada Serentak 2020 Berpotensi Melanggar HAM

    Purledem memerinci perbedaan data hak pemilih di empat negara yang kekeh menggelar pemilu saat pandemi, dibandingkan tahun sebelumnya.

    Seperti di Australia dari 83 persen sebelumnya menjadi 77,5 persen. Prancis sebelumnya 63.6 persen menjadi 44.7 persen. Iran sebelumnya 60.09 persen menjadi 42.32 persen. Terakhir Mali mengalami penurunan partispasi yang signifikan dari 42.7 persen menjadi 7,5 persen.

    Sedangkan dua negara dari 18 negara lainya dianggap berhasil menyelenggarakan pesta demokrasi di negaranya. Yaitu Jerman dan Korea Selatan yang ditandai meningkatnya angka pemilih.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id