Komitmen Kejagung Usut Kasus Pelanggaran HAM Diragukan

    Siti Yona Hukmana - 28 Oktober 2020 05:49 WIB
    Komitmen Kejagung Usut Kasus Pelanggaran HAM Diragukan
    Wakil Koordinator I KontraS Feri Kusuma. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta : Komisi Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) meragukan komitmen Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Pasalnya, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin pernah menyebut tragedi Semanggi pada 1998 bukan pelanggaran HAM berat.

    "Dengan pernyataan begitu apakah masih ada harapan kasus pelanggaran HAM berat yang diselidiki Komnas HAM akan diteruskan ke tahap selanjutnya," kata Wakil Koordinator I Kontras Feri Kusuma dalam diskusi daring, Selasa, 27 Oktober 2020. 

    Pernyataan Burhanuddin yang dikritik dilontarkan pada 16 Januari 2020. Menurut Feri, pernyataan lama itu masih relevan hingga kini. Hal tersebut dianggap menggambarkan sikap Korps Adhyaksa terhadap penyelesaian kasus pelanggaran HAM.

    Feri menilai, Burhanuddin telah menyampaikan pernyataan yang mengecilkan harapan para korban pelanggaran HAM. Padahal, Burhanuddin belum setahun menjabat.

    Baca: KontraS: Tak Ada Harapan Bicara HAM

    Dia pun menaruh curiga atas peristiwa kebakaran Gedung Utama Kejagung. Bukan tidak mungkin insiden pada Sabtu, 22 Agustus 2020 itu menghilangkan dokumen-dokumen penting terkait sejumlah kasus yang ditangani Kejagung, khususnya pelanggaran HAM berat.

    "Jangan-jangam kebakaran Kantor Kejagung juga ada dokumen-dokumen pelanggaran HAM berat masa lalu yang ikut terbakar," tutur Feri. 


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id