Reformasi Birokrasi di Daerah Diperluas, ASN Bisa Makin Berkembang

    Theofilus Ifan Sucipto - 16 April 2021 19:31 WIB
    Reformasi Birokrasi di Daerah Diperluas, ASN Bisa Makin Berkembang
    Kiri ke kanan: Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik, Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan & Otonomi Daerah Kementerian PAN-RB Jufri Rahman, dan Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah. Istimewa



    Jakarta: Reformasi birokrasi di tingkat pemerintah daerah disebut tak hanya fokus pada perampingan eselon. Kebijakan itu juga memberi kesempatan pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN).

    "Reformasi birokrasi itu intinya kita memberikan ruang yang sama kepada semua ASN untuk berkarier di semua daerah di Indonesia, 34 Provinsi, 415 Kabupaten, dan 93 Kota dan pengembangan potensi ASN Pemda," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, melalui keterangan tertulis, Jumat, 16 April 2021.






    Perluasan kebijakan dikaji dalam rapat dengan seluruh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Menurut Akmal, reformasi itu juga memberi kemudahan ASN memilih daerah agar bisa mengembangkan diri sesuai potensi yang dimiliki.

    Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah, menyebut reformasi birokrasi memberikan keuntungan bagi setiap ASN. Karena, memungkinkan transparansi dan persaingan yang sehat.

    Dia mencontohkan peningkatan produktivitas ASN yang bakal diganjar dengan kenaikan pangkat. Tak tanggung-tanggung, ASN bisa naik pangkat dua tahun sekali.

    Usia pensiun ASN bahkan ditambah dua tahun bagi pemegang jabatan fungsional. Pejabat administrator yang selama ini sebagai kepala bidang batas pensiunnya 58 tahun. Usia pensiun ASN yang bersangkutan menjadi 60 tahun.

    Vaca: Revisi UU ASN, Kementerian PANRB Tolak Honorer Langsung Diangkat Jadi PNS

    Selain itu, ASN bisa mengikuti tes seleksi terbuka untuk jabatan pimpinan tinggi pratama. Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi, Jufri Rahman, menyebut reformasi birokrasi tak perlu jadi kekhawatiran ASN.

    Sebab, mereka masih bisa menduduki jabatan struktural. Jufri mengatakan BKN telah menyiapkan talent tools yang memberikan peluang tersebut.

    "Dengan talent tools yang disiapkan BKN, maka semua pejabat fungsional di daerah akan berpeluang untuk ikut serta dalam lelang jabatan pimpinan baik itu pratama maupun madya," ungkap Jufri Rahman.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id