TOP 3 Nasional: Jangan Ada Demo Vaksin Hingga Makan Siang Jenderal Polisi

    Renatha Swasty - 20 Oktober 2020 08:02 WIB
    TOP 3 Nasional: Jangan Ada Demo Vaksin Hingga Makan Siang Jenderal Polisi
    Ilustrasi vaksin covid-19. Medcom.id
    Jakarta: Keinginan pemerintah menyediakan vaksin covid-19 dalam waktu dekat menjadi perhatian masyarakat, termasuk, pembaca Medcom.id. Sepanjang Senin, 19 Okotber 2020 pembaca Medcom.id di kanal Nasional masih 'penasaran' dengan berita soal vaksin.

    Kemarin, Presiden Joko Widodo membahas vaksin covid-19 di Istana Negara. Dia meminta kementerian/lembaga menyiapkan vaksin dengan sungguh-sungguh. Jokowi sampai meminta vaksin dijelaskan dengan baik agar tak menjadi polemik.

    Masih soal covid-19, pembaca juga tertarik dengan Peraturan Daerah Penanggulangan Covid-19 yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. DPRD DKI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyepakati aturan yang bakal menggenjot penanganan virus korona di Ibu Kota itu.

    Selain penanganan covid-19 (korona), dugaan jamuan makan dua jenderal polisi juga menjadi perhatian. Kejaksaan Agung (Kejagung) diduga memberikan jamuan makan siang istimewa kepada dua tersangka kasus surat jalan palsu Djoko Soegiarto Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte, dan Brigjen Prasetyo Utomo.

    Namun, Kejagung membantah. Kejagung menyebut makan siang itu hal biasa.

    Berikut rangkuman berita terpopuler:

    1. Hindari Demo, Jokowi Instruksikan Vaksin Dijelaskan ke Publik

    Presiden Joko Widodo meminta jajarannya menjelaskan detail masalah vaksin ke publik, mulai harga, kualitas, hingga status kehalalan. Penjelasan detail penting agar tidak ada demonstrasi terkait vaksin covid-19.
     
    "Kalau komunikasinya kurang baik bisa kejadian seperti Undang-Undang Cipta Kerja ini. Saya minta benar-benar disiapkan mengenai vaksin," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 19 Oktober 2020.

    Jokowi juga mengintruksikan agar implementasi vaksinasi diperhatikan. Titik kritis ini tidak bisa dianggap enteng.

    Selengkapnya baca di sini

    2. Raperda DKI Penanggulangan Covid-19 Disahkan

    DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanggulangan Covid-19. Aturan tersebut akan menggenjot efektivitas penanganan virus korona di Ibu Kota.
     
    "Saya ingin menanyakan kepada forum rapat paripurna dewan yang terhormat ini apakah Raperda tentang Penanganan Covid-19 untuk ditetapkan menjadi Perda dapat disetujui?" kata Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2020.

    Semua anggota dewan menjawab setuju dan Pras mengetok palu tanda pengesahan. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Pantas Nainggolan menyebut aturan telah menampung seluruh pandangan fraksi di DPRD. Perda ini diyakini meningkatkan kepatuhan masyarakat Jakarta menjalankan protokol kesehatan.

    Selengkapnya baca di sini

    3. Kejagung: Penjamuan Dua Jenderal Polisi untuk Jatah Makan Siang

    Kejaksaan Agung angkat bicara soal penjamuan dua jenderal polisi, Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetyo Utomo. Kejagung memastikan makan siang keduanga bukan jamuan khusus.
     
    "Bukan jamuan tetapi memang jatah makan siang," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Hari Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan, Senin, 19 Oktober 2020.
     
    Hari menjelaskan proses pelaksanaan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) wajib memberikan makan pada tersangka. Terkadang, Kejaksaan juga memberi jatah makan kepada penasihat hukum dan penyidik sesuai kondisi.

    Dugaan perlakuan istimewa ini muncul saat pengacara Brigjen Prasetyo Utomo, Petrus Bala Pattyona mengunggah foto kliennya bersama Irjen Napoleon makan bersama di salah satu ruangan. Terlihat makanan yang tidak biasa diberikan kepada kedua tersangka. Terlebih ada beberapa piring berisi kue di meja makan tersebut.

    Selengkapnya baca di sini

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id