Naikkan Iuran BPJS, Pemerintah Dianggap Tak Berempati

    Anggi Tondi Martaon - 13 Mei 2020 15:35 WIB
    Naikkan Iuran BPJS, Pemerintah Dianggap Tak Berempati
    Ilustrasi/Antara/Galih Pradipta
    Jakarta: Pemerintah dianggap tidak berempati kepada masyarakat di tengah wabah virus korona (covid-19). Sebab, eksekutif berencana menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 

    "Saat ini bukanlah waktu yang tepat menaikkan iuran BPJS Kesehatan ini. Masyarakat di mana-mana lagi kesulitan. Dipastikan banyak yang tidak sanggup untuk membayar iuran tersebut," kata Anggota Komisi IX Saleh Daulay kepada Medcom.id, Rabu, 13 Mei 2020.

    Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai kenaikan iuran ini menjadi beban baru bagi masyarakat. Mereka yang tak sanggup membayar lonjakan iuran dikhawatirkan tidak mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

    "Dampaknya bisa serius dan dapat mengarah pada pengabaian hak-hak konstitusional warga negara," ungkap dia.

    Baca: Iuran BPJS Kesehatan Kembali Naik Mulai Juli

    Saleh menilai jika kenaikan iuran jadi dilakukan, masyarakat akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung (MA). Gugatan berpotensi besar dikabulkan.

    “Kan repot sekali urusannya. Dinaikkan, lalu digugat. Gugatan menang, ganti perpres, dan naikkan lagi. Nanti digugat lagi, mungkin menang. Lalu pemerintah ganti perpres, iuran dinaikkan lagi," ujar dia

    Wakil Ketua Komisi IX periode 2014-2019 itu memaklumi jika saat ini negara tidak memiliki anggaran yang banyak. Namun, pemerintah diminta tetap memberikan pelayanan maksimal meski terkendala anggaran.

    Presiden Joko Widodo kembali merencanakan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kenaikan iuran mulai berlaku 1 Juli 2020.

    Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan. Beleid anyar itu mengatur tentang perubahan iuran mengikuti putusan Mahkamah Agung nomor 7P/HUM/2020.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id