Ketentuan Upah di RUU Ciptaker Dianggap Untungkan Buruh

    Yogi Bayu Aji - 23 September 2020 23:46 WIB
    Ketentuan Upah di RUU Ciptaker Dianggap Untungkan Buruh
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Ketentuan pemberian kompensasi dan ketentuan soal pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) dianggap menguntungkan kalangan pekerja atau buruh. Hal ini khususnya bagi para pekerja dengan sistem kontrak. 

    Ketua Bidang Perindustrian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih mengatakan pada aturan yang ada saat ini, pekerja kontrak tidak mendapat kompensasi setelah di-PHK. RUU Ciptaker mengatur pekerja dapat kompensasi setelah satu tahun bekerja.

    “Pasal 61A itu justru baik untuk kaum buruh dengan kondisi ekonomi sekarang yang cenderung bersifat sharing economy atau outsource," kata Agung dalam keterangan tertulis, Rabu, 23 September 2020.

    Ia juga menyoroti Pasal 151 ayat 1 omnibus law itu yang mengatur proses PHK didasarkan pada kesepakatan pengusaha dan buruh. Selain itu, Pasal 153 mengatur pembatasan alasan PHK jika tidak terjadi kesepakatan. 

    "Jadi perusahaan tidak bisa dengan semena-mena PHK pegawainya,” terang Agung.

    Baca: Koalisi Organisasi Pendidikan Menolak RUU Cipta Kerja

    Di sisi lain, terkait upah minimum kabupaten/kota (UMK), Agung mengatakan ketentuan yang sama juga diatur dalam UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. UMK ditentukan provinsi melalui surat keputusan (SK) gubernur. 

    “Jadi sebenarnya cukup fair, pasal-pasal yang dihapus, kembali diatur dan diubah pada pasal yang baru. Penurunan upah minimum juga sebenarnya tidak usah dikhawatirkan,” kata Agung.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id