Gerindra Usulkan Pileg dan Pilpres Dipisah

    Anggi Tondi Martaon - 04 Februari 2020 14:09 WIB
    Gerindra Usulkan Pileg dan Pilpres Dipisah
    Anggota Komisi II Fraksi Gerindra Sodik Mudjahid. Foto: Dokumen DPR
    Jakarta: Fraksi Gerindra DPR mengusulkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dipisah. Fraksi menilai pemisahan demi efisiensi dan keamanan. 

    "Baik dari keamanan masyarakat dan juga para peserta, pengamanan pengawalan suara, KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan lain-lain. Jadi poin utamanya untuk manajemen pilkada dan pilpres yang lebih baik," kata anggota Komisi II Fraksi Gerindra Sodik Mudjahid kepada Medcom.id, Selasa, 4 Februari 2020.

    Pihaknya juga mengusulkan pilpres dilakukan bersamaan dengan pileg pusat. Sementara pilkada dibarengi dengan pileg tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

    "Itu bagian dari keberagaman apakah keragaman itu antara eksekutif dan legislatif atau antara daerah dan pusat. Itu adalah keragaman yang ada," ujar dia.

    Pemerintah dan DPR berencana merevisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Rencana revisi untuk mengevaluasi penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019. 

    Sejumlah hal yang diusulkan direvisi yakni ambang batas presiden, ambang batas parlemen, dan sistem pemilu.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id