PAN Ingin Ambang Batas Parlemen 4 Persen Dipertahankan

    Anggi Tondi Martaon - 05 Februari 2020 16:25 WIB
    PAN Ingin Ambang Batas Parlemen 4 Persen Dipertahankan
    Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) tak sepakat ambang batas parlemen dinaikkan. Ambang batas empat persen dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu diminta tak perlu diubah

    "Kalau menurut kami angka empat itu sangat moderat untuk tetap dipertahankan," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020.

    Eks anggota Komisi II itu menyebut ada konsekuensi yang harus dihadapi bila ambang batas parlemen dinaikan. Dia menuturkan bakal banyak suara pemilih hangus karena partai yang dipilih tidak lolos ambang batas parlemen.

    "Misal 5 persen berarti suara partai yang tidak mencapai angka 5 itu besar sekali jika dikonversi jumlah angka pemilih. Semakin ditinggikan angka ambang batas maka akan semakin banyak suara rakyat yang hangus dan tidak terwakili di lembaga perwakilan ini," tutur dia.

    PAN Ingin Ambang Batas Parlemen 4 Persen Dipertahankan
    Ilustrasi pemilu. Foto: Medcom.id

    Lagipula, eks Wakil Ketua Panitia Khusus UU Pemilu itu menyebut ambang batas parlemen empat persen baru diterapkan pada Pemilu 2019. Dia menyebut revisi mestinya dilakukan setelah beberapa kali pesta demokrasi. 

    "Kalau sudah dua kali atau tiga kali kemudian ada dinamika apakah turun, tetap, atau naik itu baru bisa diperbincangkan lagi," ujar dia.

    Pemerintah dan DPR berencana merevisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Rencana revisi untuk mengevaluasi penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019.
     
    Sejumlah hal yang diusulkan direvisi yakni ambang batas presiden, ambang batas parlemen, dan sistem pemilu.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id