Tiongkok Dianggap Lebih Berpengaruh Ketimbang Amerika

    Ilham wibowo - 12 Januari 2020 16:41 WIB
    Tiongkok Dianggap Lebih Berpengaruh Ketimbang Amerika
    LSI merilis survei terkait negara-negara paling berpengaruh di Asia. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
    Jakarta: Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebut publik Tanah Air menilai Tiongkok punya pengaruh paling kuat terhadap Indonesia. Pengaruh Tiongkok bahkan disebut lebih kuat ketimbang Amerika Serikat (AS). 

    "Di 2019 publik menilai bahwa Tiongkok memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan AS terhadap Indonesia," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 12 Januari 2019.

    Djayadi mengatakan, hasil survei LSI menyebut ada tiga negara yang paling memengaruhi persepsi masyarakat Indonesia. Ketiganya yaitu Tiongkok, Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Selama tiga tahun terakhir indeks persepsi masyarakat terhadap Tiongkok terus meningkat.

    "Sebanyak 66 persen responden menilai Tiongkok berpengaruh sangat besar atau cukup besar, lebih banyak dibandingkan AS sebesar 49 persen," paparnya. 

    Menurut Djayadi, penilaian tingginya pengaruh Tiongkok bukan hanya di Indonesia, tapi juga di kawasan Asia. Meski unggul, kata dia, pengaruh AS dinilai masih lebih positif dibandingkan Tiongkok. 

    "Tiongkok dianggap masyarakat Indonesia naik sebagai negara terkuat, tapi sentimen negatif meningkat tajam," paparnya. 

    Persepsi pengaruh Tiongkok terhadap Indonesia dinilai berdasarkan faktor sikap terhadap keadaan ekonomi, kinerja pemerintah, dan partisipatif. Menurut Djayadi, semakin buruk keadaan ekonomi dan kinerja pemerintah Indonesia, penilaian persepsi terhadap Tiongkok juga cenderung negatif.

    Sementara, penilaian masyarakat terkait pengaruh AS juga berhubungan dengan sikap terhadap keadaan ekonomi dan kinerja pemerintah. Makin buruk penilaian masyarakat terhadap dua hal tersebut, penilaiannya terhadap pengaruh AS di Indonesia juga makin negatif. 

    "Yang tidak puas dengan kinerja Presiden Indonesia itu ada 50 persen menganggap Tiongkok berpengaruh, sementara yang anggap AS lebih berpengaruh lebih banyak puas dengan kinerja Presiden," tuturnya. 

    Djayadi menyebut Tiongkok dan AS masih mendominasi persepsi masyarakat terkait negara paling berpengaruh  di Asia maupun Indonesia hingga 10 tahun mendatang. Namun, kata dia, dominasi Negeri Paman Sam cenderung mulai digerus Tiongkok.

    "Satu dekade lalu AS yang dipandang paling berpengaruh di Asia dan Indonesia. Kini dan sepuluh tahun mendatang Tiongkok dianggap negara yang paling mendominasi," tuturnya. 

    Survei LSI ini dilakukan berkolaborasi dengan Asian-Barometer pada 10-15 Juli 2019. Survei melibatkan 1.540 responden dengan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error 2,5 persen. Tingkat kepercayaan riset ini sebesar 95 persen dengan asumsi sampel random sampling.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id