comscore

Respons DOB Papua, Pemerintah Diharap Keluarkan Perppu

Anggi Tondi Martaon - 06 Juli 2022 20:46 WIB
Respons DOB Papua, Pemerintah Diharap Keluarkan Perppu
Ilustrasi Kompleks Parlemen Senayan. Medcom.id/Githa Farahdina
Jakarta: Pemerintah diminta segera merespons perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Perubahan payung hukum penyelenggaraan pesta demokrasi dibutuhkan merespons pembentukan tiga provinsi baru di Papua. 

"Kalau masa sidang ini, tidak mungkin karena sebentar lagi akan penutupan masa sidang. Paling tidak Agustus 2022 diharapkan sudah ada konsep terkait dengan rencana itu (Perppu)," kata anggota Komisi II DPR Aminurokhman melalui keterangan tertulis, Rabu, 6 Juli 2022.
Dia menyerahkan sepenuhnya keputusan pembentukan perppu ke pemerintah. Jika ketiga provinsi baru itu tidak diikutkan pada Pemilu 2024, maka perubahan UU Pemilu tidak diperlukan.

"Kalau aspirasi dari masyarakat sana (Papua) maunya 2024 ikut pemilu dengan dapil sendiri karena keterwakilan Papua lebih representatif di parlemen," ujar dia.
 

Baca: Catatan KPU: 4 Konsekuensi Lahirnya 3 Provinsi Baru Papua bagi Pemilu 2024


Politikus Partai NasDem itu menyampaikan perppu menjadi upaya yang tepat menyikapi pembentukan provinsi baru di Papua. Sebab, pembentukan payung hukum tersebut tak membutuhkan waktu lama. 

Nantinya, di dalam Perppu hanya fokus pada kebutuhan hukum yang menyangkut alokasi kursi per dapil dan berbagai macam turunannya. Payung hukum tersebut dinilai sangat dibutuhkan KPU.

"KPU tidak mungkin melangkah lebih awal ketika belum ada payung hukumnya. Jadi, KPU sementara ini masih fokus pada UU Pemilu yang lama," ungkap dia.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id