nelayan  

Politikus NasDem Dorong Optimalisasi Kebijakan untuk Nelayan

12 Januari 2019 21:20 wib
ilustrasi Medcom.id (Rahmatullah)
ilustrasi Medcom.id (Rahmatullah)

Jakarta: Politikus NasDem Riny Fitrianti mendorong optimalisasi kebijakan untuk menjamin hak-hak nelayan. Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil yang jatuh pada 13 Januari, harus dimaknai sebagai evaluasi dan optimalisasi penegakan hukum, baik yang bersifat pencegahan maupun penyelesaian masalahnya. 

Berdasarkan data Menko Kemaritiman, setidaknya ada 850.000 TKI yang bekerja di industri pelayaran. Sekitar 50 persen di antaranya nelayan. 

Sebagai provinsi kepulauan yang berbatasan dengan dunia internasional, Kepulauan Riau (Kepri) punya peran strategis untuk mencegah pelanggaran HAM bagi para nelayan.

"Kepri berperan besar sebagai wilayah perbatasan untuk mencegah perdagangan manusia, eksploitasi tenaga kerja di bidang perikanan," ujar Riny di Bintan, Sabtu, 12 Januari 2019.

Indonesia memiliki Peraturan Menteri (Permen) No.42/Permen-KP/2016 tentang Perjanjian Kerja Laut bagi Awak Kapal Perikanan. Menurut Permen ini, pelaku industri harus memastikan waktu maksimal kerja di laut adalah delapan jam, memastikan usia pekerja minimal 18 tahun, dan menjamin asuransi untuk semua pekerja. 

"Optimalisasi penerapan aturan tersebut menjadi pekerjaan rumah ke depan," kata Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Kepri Partai Nasdem itu.

Sebagai negara maritim, jelas dia, Indonesia harus mempunyai kebijakan-kebijakan mengenai profesi-profesi kelautan, terutama nelayan yang paling rentan dilanggar haknya. Dia pun ke depannya akan mendorong lahirnya kebijakan yang menyangkut kesejateraan dan jaminan untuk para nelayan. 

"Mendorong kebijakan-kebijakan setingkat Undang-Undang yang menjamin hak-hak pekerja kelauatan menjadi ikhtiar kita bersama, sebagai negara dengan garis pantai terpanjang dan pulau terbanyak hal tersebut sangat penting," ujar putri mantan Gubernur Kepri Muhammad Sani itu.


(AZF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.