comscore

Pengamat: Pembatalan Mutasi Pati TNI tak Perlu Dipermasalahkan

M Rodhi Aulia - 21 Desember 2017 12:30 WIB
Pengamat: Pembatalan Mutasi Pati TNI tak Perlu Dipermasalahkan
Pengamat Militer Al Araf---MI/MOHAMAD IRFAN
Jakarta: Keputusan mutasi sebanyak 14 perwira tinggi dan dua perwira menengah militer dibatalkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Pembatalan ini dianggap tidak ada masalah.

"Itu sesuatu yang normal dan tidak perlu dipermasalahkan," kata Pengamat Militer Al Araf kepada Medcom.id, Kamis 21 Desember 2017.
Direktur Imparsial ini menuturkan keputusan mutasi yang diambil Panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo sebenarnya kurang etis. Hal itu karena mutasi dilakukan di tengah pengajuan pemberhentian Gatot ke DPR.

"Karena itu, kalau Panglima TNI baru melakukan pembuatan kebijakan saat ini dengan mengoreksi kebijakan Panglima TNI yang lalu, itu sesuatu yang wajar," ucap dia.

Baca: Kalla Percaya Pencabutan Mutasi Pati tak Buat Gaduh

Menurut Al Araf, otoritas untuk melakukan mutasi juga ada di tangan Panglima TNI. Sehingga, lanjut dia, secara prosedural kebijakan Hadi tersebut merupakan sesuatu yang biasa saja ketika ia menganggap perlu ada evaluasi terhadap mutasi tersebut.

"Apalagi Panglima TNI waktu itu, Jenderal Gatot sudah menyampaikan ke panglima baru untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan mutasi yang dia buat," ucap dia.

Baca: Pengamat: Jika tak Dibatalkan Mutasi Pati Bisa Jadi Bom Waktu

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerbitkan SK Nomor Kep/982.a/XII/2017 tertanggal 19 Desember 2017. SK itu membatalkan mutasi 16 perwira tinggi dan menengah dari 85 perwira lainnya yang sebelumnya dimutasi Jenderal Gatot Nurmantyo.


(YDH)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id