Pemerintah Dapat Libatkan Ibu-ibu PKK dalam Sosialisasi Vaksin Covid-19

    Kautsar Widya Prabowo - 27 Januari 2021 19:45 WIB
    Pemerintah Dapat Libatkan Ibu-ibu PKK dalam Sosialisasi Vaksin Covid-19
    Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat/Dok pribadi.



    Jakarta: Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan pemerintah dapat memanfaatkan ibu-ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) dan Darma Wanita sebagai agen perubahan persepsi masyarakat terhadap keraguan vaksin covid-19. Hal tersebut dapat menjadi awal yang baik untuk memperbaiki komunikasi pemerintah dengan masyarakat. 

    "Kelompok ini bisa jadi bagian terdepan mengomunikasikan (vaksin covid-19). Gugus tugas dapat memanfaatkan saluran semua pihak (yang) memiliki (kemampuan) untuk berbicara dengan banyak orang," ujar Lestari dalam Media Group News (MGN) Summit 2021, secara virtual, Rabu, 27 Januari 2021.






    Lestari menambahkan tidak semua hal dapat disosialisasikan oleh pemerintah. Masyarakat harus ikut berperan menyosialisasikan program penanganan covid-19. Terutama terkait vaksinasi.

    "Sosialisasi kunci sukses (vaksin covid-19), tentunya ada akurasi informasi dan kecepatan, sehingga tumbuh empati dan mudah-mudahan ada kepercayaan. Kalau kita lakukan dengan baik, saya memiliki keyakinan program (vaksin) bisa berjalan dengan sukses," jelasnya. 

    Ia menyadari di awal pandemi komunikasi yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat terbilang kurang baik. Pasalnya, pemerintah belum memiliki pengetahuan lebih terhadap penyebaran covid-19.

    "Kalau masalah komunikasi kita sadari betul di awal kesalahan kita semua, saya menyampaikan turut bersalah belum semua mengambil peran melakukan usaha maksmal," tuturnya. 

    Namun, tidak berselang lama pemerintah telah mengambil sejumlah langkah-langkah dalam menghambat penyebaran covid-19. Mulai dari penerbitan undang-undang, pembentukan satuan tugas, dan lain-lainnya. 

    MGN Summit: Indonesia 2021 merupakan sebuah hybrid event. Acara ini menggabungkan konsep off air dan online yang terbagi ke dalam beberapa sesi. Dalam setiap sesinya, hadir beberapa pembicara dari perwakilan pemerintah, pengusaha, akademisi, dan para ahli.

    Salah satu elemen penting dari MGN Summit ini adalah paparan hasil survei dari News Research Center (NRC) Media Group News. Survei dilakukan secara nasional di 34 provinsi di Tanah Air. Survei akan menjadi pemantik dalam pembahasan di MGN Summit.

    Ada empat hal yang disoroti dalam survei, yakni pemulihan ekonomi, kesehatan masyarakat, energi hijau, dan pariwisata. Di luar empat tema besar itu, MGN Summit juga akan membahas permasalahan terkini, terutama antisipasi dampak gelombang covid-19.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id