Manfaat Revisi UU Dwi Kewarganegaraan Mesti Dikaji Mendalam

    Fachri Audhia Hafiez - 03 Desember 2020 08:09 WIB
    Manfaat Revisi UU Dwi Kewarganegaraan Mesti Dikaji Mendalam
    Ilustrasi Kompleks Parlemen Senayan. Medcom.id/Githa Farahdina
    Jakarta: Manfaat Revisi Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan perlu dikaji lebih mendalam. RUU yang telah lama masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) itu juga mesti dikaji dari segi dampak negatifnya.

    "Termasuk faktor pertahanan dan keamanan bagi Bangsa Indonesia," kata Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 Desember 2020.

    Azis menuturkan meski sudah masuk prolegnas, belum ada jaminan RUU tersebut bakal diselesaikan. Banyak faktor yang mendasari penyusunan revisi aturan.

    Misalnya, kata dia, soal aspirasi dari berbagai pegiat masyarakat yang mesti ditampung. Kemudian, kondisi politik, sosial, dan budaya juga menjadi faktor yang ikut memengaruhi penyelesaian RUU.

    Anggota Komisi I DPR Christina Aryani menjelaskan Indonesia telah menerapkan asas dwi kewarganegaraan terbatas. Khususnya untuk anak hasil perkawinan campur, maupun anak yang lahir di negara penganut asas dwi kewarganegaraan. 

    Dinyatakan terbatas karena warga harus memilih melepaskan salah satu kewarganegaraannya ketika berusia 21 tahun. Di sisi lain, asas tersebut tak memaksa orang asing menjadi warga negara Indonesia (WNI).

    "Key point-nya bukannya meng-Indonesiakan orang asing, melainkan mempertahankan ke-Indonesiaan orang Indonesia," ucap dia.

    Baca: RUU yang Tertunda di 2020 Akan Diutamakan

    Senada, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Satyo Arinanto menyebut aturan itu bersifat melindungi. Khususnya, sebagai dasar bagi orang Indonesia mendapatkan status WNI.

    "Dari sisi pemahaman bahwa prinsip ini berlaku hanya untuk yang sudah menjadi warga negara Indonesia," ujar Satyo.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id