Jokowi Dinilai Torehkan Banyak Prestasi Diplomasi

    Theofilus Ifan Sucipto - 14 Mei 2021 15:23 WIB
    Jokowi Dinilai Torehkan Banyak Prestasi Diplomasi
    Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.



    Jakarta: Kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipuji. Termasuk, komitmen penanganan konflik Palestina-Israel di dunia internasional.

    “Prestasi diplomasi tertinggi Indonesia di dunia internasional justru diperoleh di masa pemerintahan Presiden Jokowi,” kata Direktur Eksekutif Qodari School of Politics (QSP) Muhammad Rahmad dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Mei 2021.

     



    Rahmad mencontohkan keseriusan Jokowi terlihat di sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa, 22 September 2020. Kepala Negara menyampaikan pidato khusus pentingnya konsistensi Indonesia mendukung Palestina mendapatkan hak-haknya.

    Baca: Jokowi Desak PBB Tindak Tegas Israel

    Komitmen penyelesaian konflik Israel-Palestina juga ditunjukkan ketika Indonesia menjadi Presiden Dewan Keamanan PBB dan Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB. Indonesia memegang dua posisi itu selama dua tahun berturut-turut pada 2019 dan 2020.

    Rahmad mengatakan Indonesia memang pernah menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB pada tahun 2007-2008 di era Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, Indonesia belum dipercaya sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB.

    “Ini adalah prestasi tertinggi Indonesia sepanjang sejarah diplomasi di dunia Internasional. Prestasi ini diperoleh masa pemerintahan Presiden Jokowi,” ujar Rahmad.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang menjabat sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB pada Mei 2019 menyampaikan tiga poin penting soal Palestina. Pertama, pentingnya melindungi penduduk sipil Palestina.

    Poin kedua, perlunya langkah konkret yang bersifat segera untuk mengatasi situasi kemanusiaan di Palestina. Terakhir, proses perdamaian harus dimulai kembali dengan memastikan kesetaraan semua pihak dalam perundingan.

    Upaya lain pemerintahan Jokowi dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina terbukti dari disepakatinya Declaration on Palestine di Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada April 2015 di Bandung, Jawa Barat. Negara-negara Asia dan Afrika mendukung perjuangan Palestina memperoleh kemerdekaannya dan upaya menciptakan solusi.

    “Langkah konkret untuk penyelesaian konflik Palestina-Israel terus dilakukan secara sangat serius sampai saat ini,” ujar Rahmad.

    Tidak hanya soal Palestina, Dewan Keamanan PBB mengesahkan empat resolusi di bawah presidensi Indonesia. Resolusi pertama, yakni memperpanjang mandat misi pemeliharaan perdamaian di Lebanon (UNIFIL). Kedua, resolusi memperpanjang mandat misi pemeliharaan perdamaian di Somalia (SOMALIA).

    Resolusi ketiga ialah memperpanjang rezim sanksi di Mali. Terakhir, resolusi ihwal personel penjaga perdamaian perempuan yang diprakarsai Indonesia.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id