Satgas: PSBB Jawa-Bali Wajib

    Theofilus Ifan Sucipto - 07 Januari 2021 18:34 WIB
    Satgas: PSBB Jawa-Bali Wajib
    Ilustrasi PSBB/MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
    Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah tak menolak pembatasan sosial berskala mikro. Pasalnya, kebijakan itu untuk menekan laju penambahan kasus covid-19 di Indonesia.

    “Pihak mana pun yang menolak mengikuti kebijakan dari pusat untuk segera mengindahkan instruksi pemerintah karena bersifat wajib,” tegas juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam telekonferensi, Kamis, 7 Januari 2021.

    Wiku mengatakan pembatasan sosial semata-mata untuk mempercepat penanganan pandemi. Kebijakan tersebut dirancang guna menyeimbangkan sektor kesehatan dan ekonomi.

    Pemerintah, kata Wiku, tidak sembarangan dan telah memetakan wilayah mana yang harus menerapkan pembatasan. Beberapa indikatornya ialah wilayah dengan zona merah dan kontributor peningkatan covid-19 yang tinggi.

    “Bukan hanya pemda (pemerintah daerah), masyarakat dari daerah pun melihat dengan jelas tingkat kedaruratan penyebaran covid-19,” tutur dia.

    Baca: PSBB Transisi Jakarta dan PSBM Jawa-Bali Akan Disinkronkan

    Sebelumnya, pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya belum berminat menerapkan pembatasan sosial. Alasannya, Pemkot masih mampu mengendalikan kasus covid-19 di Kota Surabaya, Jawa Timur.
     
    "Karena melihat dari tren juga sampai saat ini masih terkendali, walau akhir tahun karena kejenuhan warga sehingga melonggarkan protokol kesehatan," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, dikonfirmasi, Rabu, 6 Januari 2020.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id