Polisi Diminta Usut Dugaan Penggunaan Ponsel di Lapas Klas I Tangerang

    Fachri Audhia Hafiez - 14 September 2021 17:22 WIB
    Polisi Diminta Usut Dugaan Penggunaan Ponsel di Lapas Klas I Tangerang
    Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez



    Jakarta: Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir meminta kepolisian menelusuri dugaan penggunaan ponsel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten. Temuan tersebut dikemukakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)

    "Kami minta aparat kepolisian mengusut hal itu," kata Adies di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 September 2021.

     



    Adies menegaskan alat komunikasi tidak boleh masuk ke dalam sel. Polri diharapkan mendalami temuan itu untuk mengungkap penyebab kebakaran di Lapas Klas I Tangerang.

    Politikus Partai Golkar itu meminta pemeriksaan tak hanya menyentuh pada warga binaan. Kepala lapas, aparatur sipil negara (ASN), dan sipir di Lapas Klas I Tangerang juga harus dimintai keterangannya.

    Dugaan sementara penyebab kebakaran ialah akibat korsleting listrik. Namun, Adies meminta semua pihak menahan diri untuk menunggu hasil penyelidikan polisi.

    Baca: 7 Korban Kebakaran Lapas I Tangerang Kembali Teridentifikasi

    Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebut para warga binaan diizinkan membawa ponsel ke sel. Sehingga, mereka berebut mengisi baterai ponsel.

    Kemudian, instalasi listrik diubah agar warga binaan tidak berebut untuk mengisi baterai ponsel. "Jadi main handphone itu masuk ke dalam ruang-ruang itu. Jadi, kalau rebutan colokan, atau instalasi diimprovisasi, ya potensial memang kebakaran diakibatkan arus listrik. Itu juga persoalan, harusnya memang handphone enggak boleh masuk dong," kata Anam dalam program Crosscheck by Medcom.id, Minggu, 12 September 2021.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id