Ambang Batas Parlemen Diminta Tak Langsung Naik Drastis

    Anggi Tondi Martaon - 11 Juni 2020 11:13 WIB
    Ambang Batas Parlemen Diminta Tak Langsung Naik Drastis
    Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. MI/Ramdani
    Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat dengan kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Namun, penambahan syarat lolos parlemen harus dilakukan secara bertahap.

    "Tidak (naik) drastis atau terlampau tinggi. Dengan demikian secara alami bisa menumbuhkan kesadaran politik masyarakat pemilih dan partai politik sendiri," kata Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2020.

    Jazuli berharap kenaikan ambang batas bertahap mampu diadaptasi pihak terkait, terutama partai politik (parpol). Sehingga, tidak ada pihak yang merasa 'dimatikan' hak politiknya.
    "Itulah pentingnya penyederhanaan secara gradual," ujar dia.

    Di samping itu, PKS mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen cukup satu persen dari sebelumya sebesar empat persen. PKS ingin adanya kenaikan ambang batas parlemen agar ada penyederhanaan partai politik (parpol) di parlemen.

    Baca: PKS Usul Ambang Batas Parlemen Lima Persen

    Wacana kenaikan ambang batas parlemen mengemuka dalam pembahasan revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Fraksi Partai NasDem, Partai Golkar dan PKB mengajukan kenaikan ambang batas parlemen hingga tujuh persen. Sedangkan PDI Perjuangan mengajukan ambang batas parlemen lima persen untuk DPR, empat persen DPRD Provinsi, dan tiga persen DPRD Kabupaten/Kota.

    Sementara itu, Fraksi PAN, Partai Demokrat, dan PPP bersikeras ambang batas parlemen tetap empat persen. Hanya Partai Gerindra yang belum bersikap terkait syarat lolos masuk parlemen.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id