Pemerintah Disarankan Cabut Paspor dan Kewarganegaraan WNI Eks ISIS

    Antara - 05 Februari 2020 14:30 WIB
    Pemerintah Disarankan Cabut Paspor dan Kewarganegaraan WNI Eks ISIS
    Ilustrasi. Antara
    Jakarta: Pemerintah disarankan mencabut paspor dan status kewarganegaraan warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS.

    "Cabut dulu paspornya. Nanti urusan belakangan kalau dia ingin kembali lagi (jadi WNI)," kata Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI), Jimly Asshiddiqie di kantor Wapres Jakarta, Selasa, 5 Februari 2020.

    Jimly mengatakan hal itu bisa memberikan efek jera bagi eks simpatisan ISIS. Setelah paspor dan status kewarganegaraan dicabut, mereka yang ingin kembali jadi WNI harus mengikuti berbagai tes dan pernyataan untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Jimly juga menyarankan ada tes khusus yang sifatnya mendidik. "Memang sebaiknya kalau terbukti mereka itu ikut perang untuk pasukan perang negara lain, itu sudah memenuhi syarat untuk dicabut paspornya," kata Jimly.

    Pemerintah Disarankan Cabut Paspor dan Kewarganegaraan WNI Eks ISIS
    Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI) Jimmly Asshiddiqie. Foto: Medcom/Jufriansyah

    Jimly menyarankan pemerintah menerapkan deradikalisasi ketat bagi WNI eks ISIS yang ingin kembali.

    "Ini agenda serius. Kalau mereka ingin kembali lagi, ada syarat-syaratnya, termasuk tes. Jadi jangan cuma selembar kertas (pernyataan)," ujarnya.

    Jimly mengatakan cara paling mudah menerima kembali WNI eks ISIS itu dengan melakukan penyaringan lewat pernyataan untuk bersedia setia kepada NKRI. Bila bersedia, kata dia, berarti ada kesadaran ingin menjadi WNI dengan aturan konstitusional yang ada. 

    "Tidak boleh lagi dia ikut perang untuk negara lain," katanya.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menyebut pernyataan harus diikuti dengan pembinaan deradikalisasi yang ketat supaya ideologi radikal mereka pudar.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id