Pemindahan KLHK ke Komisi IV Diprotes Anggota Dewan

    Anggi Tondi Martaon - 29 Oktober 2019 18:47 WIB
    Pemindahan KLHK ke Komisi IV Diprotes Anggota Dewan
    Suasana Rapat Paripurna DPR RI (Foto:MI/M Irfan)
    Jakarta: Rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus) menetapkan mitra kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dipindah dari Komisi VII ke Komisi IV. Namun, hal itu ditentang mayoritas anggota DPR yang mengikuti rapat paripurna.

    Protes salah satunya datang dari anggota DPR fraksi PKS Tifatul Sembiring. Ia keberatan dengan keputusan pemindahan tersebut karena fokus Komisi IV seputar ketahanan pangan.

    "Sementara, tantangan paling besar lingkungan hidup selama ini adalah pertambangan yang ada pada Komisi VII," kata Tifatul, saat menginterupsi rapat paripurna DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2019.

    Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu mengusulkan agar mitra kerja KLHK dikembalikan kepada Komisi VII. Alasannya agar pengawasan sektor lingkungan bisa dilakukan dengan baik.

    "Karena ESDM ada di sana, sekaligus mengawasi lingkungan hidup," ujar Tifatul.

    Hal senada disampaikan Anggota DPR dari Fraksi Golkar Maman Abdurahman. Kata dia, fungsi pengawasan sektor ESDM dan lingkungan tidak bisa dipisahkan.

    "Dalam hampir semua aktivitas pengawasan di lapangan selalu sumber permasalahan pada sektor ESDM, salah satunya lingkungan. Ketidaktertiban pihak ketiga dalam memenuhi aspek lingkungan," kata Maman.

    Atas dasar alasan itu Maman minta agar keputusan pemindahan mitra kerja KLHK ditinjau ulang. 

    "Apabila KLHK dipindah ke Komisi IV, maka akan memengaruhi fungsi pengawasan DPR secara keseluruhan," ucap Maman.




    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id