Elite Diminta Tanggung Jawab Terhadap Aksi 22 Mei

    Candra Yuri Nuralam - 27 Mei 2019 01:38 WIB
    Elite Diminta Tanggung Jawab Terhadap Aksi 22 Mei
    Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati. MI/ Arya M
    Jakarta: Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati meminta elite politik dari berbagai partai yang diuntungkan dalam aksi 22 Mei berganggung jawab kepada para korban kericuhan. Kericuhan tidak akan terjadi jika elite politik tidak memancing para simpatisannya.

    "Kami meminta agar para elite politik juga bertanggung jawab karena ini dimulai sangat panjang kedua belah pihak ini ikut menyumbang adanya kekerasan ini," kata Asfinawati di gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Mei 2019.

    Asfinawati mengatakan elite politik hanya berani memanas-manasi pendukungnya saja laiknya sebuah alat. Jika sudah terkena musibah, elite politik kerap angkat tangan dan tidak mau disalahkan.

    Untuk itu YLBHI ingin hal seperti ini dituntaskan. Asfinawati ingin para elite politik juga mendapatkan ganjaran usai memanas-manasi publik.

    "Kita harus bersama-sama sebagai bangsa Indonesia menghentikan kekerasan politik seperti ini harus berhenti dalangnya sistemnya harus dibongkar," tegas dia.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengapresiasi pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang meminta pendukungnya mengakhiri unjuk rasa. Wiranto menilai jika kejadian serupa kembali terulang, Prabowo bertanggung jawab menghentikannya.

    "Kita lihat nanti, kalau seandainya masih ada niatan dari para pendukungnya untuk melakukan aksi yang anarkistis seperti yang terjadi kemarin itu, yang paling bertanggung jawab menghentikan itu hanya sang pemimpin, Pak Prabowo sendiri," kata Wiranto.

    Pernyataan itu disampaikan Wiranto dalam sebuah video berdurasi 1:53 detik. Dalam video itu, Wiranto berbincang dengan beberapa stafnya sebelum sahur bersama di kediamannya. Wiranto menghormati sikap yang diambil Prabowo. Menurutnya, tindakan itu tepat secara hukum.

    Ia pun berharap para pendukung pasangan capres nomor urut 02 itu patuh. Mantan Panglima TNI itu sangat salut jika para pendukung Prabowo mematuhi perintah tersebut.



    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id