comscore

Gubernur Papua Minta Perhatian Presiden, Mengaku Kerap Diintimidasi

Tri Subarkah - 27 Mei 2022 19:42 WIB
Gubernur Papua Minta Perhatian Presiden, Mengaku Kerap Diintimidasi
Gubernur Papua, Lukas Enembe. (Foto: MI/Marcel Kelen)
Jakarta: Gubernur Papua Lukas Enembe mengakui kerap mendapatkan intimidasi dan teror selama menjabat. Dia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperhatikan hal itu.

"Pemerintah Papua sama sekali tidak berdaya, dibungkam. Jokowi lihat ini. Ini masalah besar, setiap hari dibungkam, diintimidasi," kata Lukas saat melakukan pertemuan dengan Amnesty International Indonesia di Kantor Badan Penghubung Pemprov Papua, Jakarta Selatan, Jumat, 27 Mei 2022.
Menurut Juru Bicara Pemprov Papua Muhammad Rifai Darus, intimidasi yang dialami Lukas terjadi saat kepemimpinan periode kedua, khususnya dalam setahun terakhir. Dia menyebut intimidasi itu berupa penyebaran berita bohong mengenai aktivitas Lukas.

"Jadi beliau berada di mana selalu saja ada yang memfoto secara rahasia, kemudian menaikan dalam bentuk meme dan beritanya hoaks," jelas Rifai.

Dia menerangkan ada sekitar 100 hoaks yang telah tersebar mengenai kegiatan Lukas, salah satunya tuduhan Lukas adalah bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pihaknya telah melaporkan hal tersebut ke polisi.

"Sehingga beliau (Lukas) merasa bahwa kok saya NKRI murni kemudian nasionalisme saya diragukan bahkan saya dibungkam dengan tuduhan-tuduhan seperti itu," jelas dia.

Baca: Ratusan Aparat Dikerahkan Usai Pembakaran di Dogiyai

Pertemuan Lukas dengan Amnesty untuk mendengar laporan Amnesty mengenai pemantauan keamanan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di penambangan emas Blok Wabu. Amnesty menyebut terdapat peningkatan eskalasi militer di wilayah Intan Jaya yang mengakibatkan pelanggaran HAM sejak 2020.

Mengamini laporan Amnesty, Lukas secara langsung menyurati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 18 Februari 2022. Pemprov Papua menegaskan kondisi keamanan di wilayah Blok Wabu sampai saat ini belum kondusif. Surat tersebut sejalan dengan rekomendasi yang disampaikan Amnesty ke Pemprov Papua.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id