comscore

Ridwan Kamil: Etnisitas Penguat Keindonesiaan

Achmad Zulfikar Fazli - 04 Februari 2022 14:12 WIB
Ridwan Kamil: Etnisitas Penguat Keindonesiaan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/ Roni Kurniawan
Jakarta: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan etnisitas merupakan elemen yang membentuk Indonesia menjadi kuat. Sehingga, bagi seseorang yang beretnis Sunda dapat menjadi orang Sunda yang baik.

"Dengan menguatkan etnisitas ini sama dengan menguatkan keindonesiaan. Kalau jadi orang Sunda, jadilah orang Sunda yang baik. Begitu pun etnis lainnya supaya Indonesia-nya kuat. Itu poinnya," ujar Ridwan Kamil dalam In-Cast atau Institut Pembangunan Jabar (Injabar) Unpad Podcast edisi kedua di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis, 3 Februari 2022.
In-Cast menghadirkan narasumber para tokoh Sunda sengaja digelar di Jakarta. Sebab, menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, orang Sunda tak hanya berada di Jaw Barat.

Baca: Ridwan Kamil Evaluasi PTM di Jabar

"Kenapa di Jakarta, karena etnisitas sunda tidak hanya berkumpul di Jabar, tapi juga di luar Jabar," ujar Kang Emil.

Para narasumber dalam In-Cast ini, yaitu Mochamad Iriawan (Iwan Bule), Dicky Chandra, Sam Bimbo, Erry Hardjapamekas, Sarwono Kusumaatmadja membahas soal kebudayaan, kesenian, keilmuan, bahkan politik. Dalam dimensi politik, kata Kang Emil, kiprah dari pahlawan Sunda, Ir. H. Djuanda dan Mochtar Kusumaatmadja, harus dijadikan teladan.

Djuanda yang dulu menjabat Perdana Menteri melahirkan konsep wawasan nusantara. Sedangkan, Mochtar Kusumaatmadja berperan besar menyatukan maritim Indonesia dalam bingkai NKRI yang bisa disaksikan hingga sekarang.

"Teladani kedua pahlawan tersebut bahwa untuk mendapatkan pengakuan dan sebuah penghormatan harus punya kompetensi dan kontribusi," kata Kang Emil.

Kang Emil mengajak para warga Sunda untuk berlomba-lomba berkompetensi menyumbangkan keilmuan teknokratisnya kepada negara dan masyarakat.

"Jadi jangan berebut kekuasaan hanya dengan modal terkenal, tapi tidak punya kapasitas atau kompetensi," ucap dia.

Kang Emil menyampaikan In-Cast ini tradisi baru dalam mengakomodasi pemikiran-pemikiran warga Jabar terkait isu kekinian. Ide atau pemikiran tersebut akan direkomendasikan untuk kepentingan nasional maupun regional.

"Ini tradisi baru khususnya dari etnis Sunda di Tanah Air dan akan dirutinkan, sehingga nanti ada kontribusi pemikiran terhadap masalah keindonesiaan," tutur Kang Emil.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id