KAHMI Minta Halalbihalal dengan Anies tak Dipolitisasi

Nur Azizah - 12 Juli 2018 23:34 wib
Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Siti
Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Siti Zuhro. Foto: MI/Susanto.

Jakarta: Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Siti Zuhro meminta masyarakat tidak mempolitisasi acara halalbihalal KAHMI yang digelar di Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Acara tersebut murni silaturahmi dan tidak ada deklarasi dari KAHMI untuk mendukung siapa pun, termasuk Anies.

"Ini asli niatannya halalbilhalal. Enggak usah dibawa ke politik. Memang kita tahu ini tahun pilkada serentak dan akan penjaringan calon," kata Zuhro di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Juli 2018.

Zuhro menjamin acara tersebut tidak membahas politik. Bila pun membahas soal politik, KAHMI tidak akan menggelarnya di Balai Kota.

"Nanti ada pembahasan tersendiri di politik dan itu tidak di KAHMI. Saya masih konsisten sebagai koordinator presidium KAHMI, politik praktis KAHMI adalah politik moral," ungkap dia.

Baca juga: KAHMI tak Pernah Dukung Anies Baswedan di 2019

Pengamat Politik dari LIPI ini menegaskan KAHMI hanya organisasi alumni, bukan partai politik. KAHMI juga tidak bisa dijadikan mesin politik.

"Saya rasa itu sudah jelas. Lagi pula, Balai Kota ini milik publik, milik masyarakat, jadi siapa pun boleh pakai ini," tutur dia.

Zuhro menyampaikan, meski Anies bagian dari KAHMI bukan berarti organisasi itu tak punya sikap kritis. KAHMI tetap kritis terhadap pemerintahan.

"Kita mengawal juga. Insyaallah kita juga kritis terhadap pemerintah dan Pemda DKI. Tentu saya sebagai intelektual tidak akan luntur. Percayalah. Kita tidak boleh membangun distrust," pungkas dia.


(HUS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.