Cegah Polemik, Status Prajurit TNI di Denwalsus Mesti Diperjelas

    Fachri Audhia Hafiez - 15 April 2021 21:03 WIB
    Cegah Polemik, Status Prajurit TNI di Denwalsus Mesti Diperjelas
    Analis terorisme dan intelijen dari Universitas Indonesia (UI), Stanislaus Riyanta. Medcom.id/M Rodhi Aulia



    Jakarta: Status prajurit TNI yang ditugaskan menjadi pasukan Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus) dinilai harus diperjelas. Prajurit tersebut berstatus di bawah kendali operasi dari kesatuan atau mutasi ke Kementerian Pertahanan (Kemhan).

    "Jika itu direkrut dari satuan-satuan TNI dan hanya bertugas untuk Denwalsus, tentu akan menjadi polemik. Untuk itu diperjelas status dari prajurit yang bertugas sebagai Denwalsus," kata analis terorisme dan intelijen dari Universitas Indonesia (UI), Stanislaus Riyanta, kepada Medcom.id, Kamis, 15 April 2021.






    Stanislaus menilai Kemhan bisa meminta BKO prajurit TNI untuk bertugas di Denwalsus. Sehingga, prajurit tetap di bawah pimpinan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

    "Jadi dapat sewaktu-waktu meminta (kembali ke kesatuan) jika ada kebutuhan," ucap Stanislaus.

    Mekanisme lain yang bisa ditempuh Kemhan, yakni membentuk dari prajurit TNI yang bertugas di Kemhan. Sehingga, penugasan lebih efektif dan efisien.

    Di sisi lain, jumlah prajurit dalam pasukan Denwalsus harus menyesuaikan kebutuhan dan tingkat ancaman. Denwalsus bakal diisi 100-an prajurit dari tiga matra TNI, Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AD).

    "Karena untuk tamu-tamu negara juga sudah mendapat pengawalan dan pengamanan. Kalau setingkat kepala negara dari Paspampres (pasukan pengamanan presiden). Kalau setingkat menteri dari Polri," kata Stanislaus.

    Baca: Pasukan Denwalsus Bentukan Prabowo Diisi 100 Prajurit TNI

    Denwalsus dibentuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Pasukan ini memiliki tugas protokoler.

    Pasukan bertugas dalam penyambutan tamu kehormatan di Kemhan. Kemudian, melakukan pengamanan internal di Kemhan.

    Setiap personel dibekali kemampuan penjagaan serta pengawalan instalasi very-very important person (VVIP). Pola penyambutan tamu dalam serta luar negeri juga dimiliki unit itu.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id