Jangan Ada Partai Rasa Oposisi di Dalam Kabinet - Medcom

    Jangan Ada Partai Rasa Oposisi di Dalam Kabinet

    Nur Azizah - 18 Oktober 2019 10:37 WIB
    <i>Jangan Ada Partai Rasa Oposisi di Dalam Kabinet</i>
    Sekjen PPP Arsul Sani. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
    Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani tak masalah partai-partai non-pengusung masuk ke kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dengan syarat, mereka tak berlaga seperti oposisi di dalam kabinet. 

    "Kenapa harus dipermasalahkan? PPP itu cuma memberikan underline (tekankan) saja, kalau masuk dalam pemerintahan jangan berlaku sebagai oposisi," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Dua partai yang digadang-gadang santer masuk di kabinet Partai Gerindra dan Partai Demokrat. Dua partai itu diwanti-wanti jangan sampai menjadi duri dalam daging dalam kabinet nanti.

    "Jangan kursinya mau, tapi begitu yang enggak enak, enggak mau. Seolah-olah bukan bagian dari koalisi," kata Arsul.

    Hal senada disampaikan Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate. Partai Gerindra dan Demokrat boleh bergabung asal mau menjalankan visi dan misi presiden. Mereka jangan membawa visi dan misi sendiri.

    "Jadi kalau mau masuk ya terima visi misi saya (Jokowi). Jangan bawa visi misi baru," kata Plate di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Plat menyebut visi Jokowi sudah dikampanyekan oleh partai koalisi. Selain itu, Gerindra dan Demokrat juga harus meningkatkan kinerja di dalam kabinet.

    "Kalau mau masuk, harus tingkatkan kinerja kabinet Jokowi. Ketiga, pertimbangannya adalah soliditas kabinet, bukan malah menurunkan soliditasnya," tegas dia.

    Pertimbangan lainnya adalah bisa berkoordinasi dengan anggota kabinet. Gerindra dan Demokrat tak boleh bekerja sendiri.

    "Kalau Pak Jokowi merasa itu (Gerindra dan Demokrat) baik, dan perlu memperlebar koalisinya kita dukung. Tapi kalau merasa belum perlu, kami dukung juga," kata Johnny.





    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id