Kuda Hitam Bursa Ketum Golkar Tak Boleh Diremehkan

    Arga sumantri - 28 November 2019 10:02 WIB
    Kuda Hitam Bursa Ketum Golkar Tak Boleh Diremehkan
    Ilustrasi: Medcom
    Jakarta: Bursa pemilihan ketua umum Partai Golkar dinilai hanya akan menguat pada dua nama, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet). Namun, keberadaan kandidat lain tak boleh diremehkan. 

    "Bisa jadi akan menjadi kuda hitam, tak diperhitungkan," kata pengamat politik Adi Prayitno kepada Medcom.id, Kamis, 28 November 2019.

    Adi membaca persaingan Airlangga dan Bamsoet cukup kuat dan berpotensi menimbulkan perpecahan. Kemunculan kandidat lain menjadi opsi guna menghindari terbelahnya partai beringin.

    "Biasanya ada kuda hitam yang dimunculkan untuk solusi jalan tengah untuk menghindari perpecahan," ujarnya.

    Adi mengatakan kandidat di luar Bamsoet dan Airlangga harus mampu menunjukkan keseriusan. Mereka juga harus bisa meyakinkan pemilik suara Golkar. 

    "Tapi kalau pihak di luar Bamsoet dan Airlangga ini tidak terlampau serius, meyakinkan, daya adaptasi di internal DPD juga lemah, ya mereka sebatas penggembira," beber Adi. 

    Partai Golkar dijadwalkan menggelar munas awal Desember 2019. Salah satu agendanya, memilih ketum Golkar periode 2019-2024. Airlangga dan Bamsoet jadi dua nama terkuat.

    Namun, ada juga sosok lain mendeklarasikan diri maju. Mereka ialah eks Ketua DPP Golkar Indra Bambang Utoyo dan politikus senior Golkar Agun Gunandjar.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id