Penunjukan Luhut Disebut Memperpanjang Birokrasi Penanganan Covid-19

    Anggi Tondi Martaon - 16 September 2020 15:29 WIB
    Penunjukan Luhut Disebut Memperpanjang Birokrasi Penanganan Covid-19
    Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan/MI/Marcel Kelen
    Jakarta: Penunjukan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, sebagai penanggung jawab penanganan covid-19 di sembilan daerah dikritisi. Terutama dari sisi efektivitas.

    "Itu (penunjukan Luhut) malah menambah birokrasi (penanganan covid-19) semakin panjang," kata pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, kepada Medcom.id, Rabu, 16 September 2020.

    Baca: Penunjukan Luhut Tangani Covid-19 Dinilai Politis

    Latar belakang Luhut sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi dikritik Trubus. Luhut dinilai tak bersinggungan langsung dengan pemerintah daerah (pemda) yang menangani kasus covid-19 di daerah masing-masing.

    Dampaknya, birokrasi semakin panjang karena instansi yang dipimpin Luhut tak langsung menaungi pemda. Trubus menyarankan Presiden Joko Widodo lebih baik menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, yang mengorganisasi pemda.

    "Bagaimana seorang Menko Kemaritim dan Investasi berkoordinasi dengan sembilan kepala daerah, kan tidak punya tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) ke sana (pemda)," kata Trubus.

    Selain itu, Kepala Negara diminta memperbanyak pejabat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam badan penanganan covid-19. Sebab yang menjadi fokus ialah masalah kesehatan.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id