Pemerintah Diminta Tak Halangi WNI di Arab Saudi Beribadah Haji

    Theofilus Ifan Sucipto - 23 Juni 2020 12:51 WIB
    Pemerintah Diminta Tak Halangi WNI di Arab Saudi Beribadah Haji
    Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily. Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
    Jakarta: Pemerintah diminta tidak menghalangi keinginan warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi untuk beribadah haji. Sebab, pemerintah Arab Saudi telah membuka pelaksanaan haji meski dalam jumlah terbatas.

    “Saya kira pemerintah Indonesia tidak bisa melarang WNI di Arab Saudi yang berhaji tahun ini di sana,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, saat dihubungi, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2020.

    Ace menyebut DPR menghormati keputusan Kerajaan Arab Saudi yang tetap menggelar ibadah haji meski secara terbatas bagi warganya. Pembukaan ibadah haji juga berlaku bagi warga negara asing yang berada di Arab Saudi.

    Baca: Indonesia Dukung Keputusan Pembatasan Pelaksanaan Haji

    “Kebijakan itu sudah kami perkirakan dari awal,” ujar politikus Partai Golkar itu.

    Ace menyebut pemerintah tidak bisa melarang karena Kerajaan Arab Saudi telah membuka pelaksanaan ibadah haji secara terbatas. Dia yakin pelaksanaan ibadah haji bakal menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

    Namun, kata Ace, kebijakan Arab Saudi tidak mengubah nasib calon jemaah haji di Indonesia. Sebab, Kementerian Agama (Kemenag) sudah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan Haji 2020.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id