Andre Rosiade Dianggap Abaikan Isu Perdagangan Orang

    Zaenal Arifin - 14 Februari 2020 17:09 WIB
    Andre Rosiade Dianggap Abaikan Isu Perdagangan Orang
    Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Jaringan Peduli Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berdialog dengan Ombudsman. Mereka menyinggung kasus penjebakan perempuan yang dilacurkan, NN, di Padang, Sumatra Barat (Sumbar), oleh anggota DPR Andre Rosiade.

    "Andre menggunakan dalil moral dan pemberantasan prostitusi tanpa memperhitungkan indikasi kekejian TPPO," kata akademisi dan praktisi kebijakan publik, Dinna Wisnu, usai berdialog dengan Ombudsman di Jakarta, Jumat, 14 Februari 2020.

    Menurut dia, Andre tidak mengindahkan sejumlah aturan. Hal ini meliputi Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dan UU Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pengesahan Konvensi ASEAN Menentang Perdagangan Orang, Terutama Perempuan dan Anak.

    "(Dan) UU Nomor 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi Mengenai  Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan," jelas mantan wakil Indonesia untuk Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) Antarnegara ASEAN itu.

    Andre menjebak pekerja seks komersial (PSK) hingga ditahan di Mapolres Kota Padang, Minggu, 26 Januari 2020. Dia berdalih upaya tersebut bagian dari strategi pengungkapan kasus yang selama ini meresahkan masyarakat Kota Padang.
     
    Andre Rosiade Dianggap Abaikan Isu Perdagangan Orang
    Jaringan Peduli Pemberantasan TPPO berdialog dengan Ombudsman di Jakarta, Jumat, 14 Februari 2020. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin

    PSK yang tertangkap buka suara. Dia keberatan atas aksi politikus Partai Gerindra itu. Pasalnya, sesaat sebelum penangkapan, dia sempat 'melayani' orang suruhan Andre dalam penjebakan.

    Aksi Andre menuai polemik di masyarakat. Pasalnya, penjebakan PSK bukan tugas Andre sebagai anggota DPR.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id