• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

KPU Tegaskan Penetapan Tersangka tak Pengaruhi Proses Pilkada

Dheri Agriesta - 13 Maret 2018 20:04 wib
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asyari. Foto:
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asyari. Foto: Antara/Reno Esnir

Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asyari mendukung rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan calon kepala daerah yang ditetapkan sebagai tersangka. Karena, penetapan tersangka tak memengaruhi proses pilkada.
 
"Dalam pandangan KPU dan prosedur yang ada, itu pilkada jalan terus," kata Hasyim saat dihubungi, Selasa, 13 Maret 2018.
 
Penetapan tersangka tak akan memengaruhi proses pilkada. Bahkan, jika seorang calon kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekalipun.
 
"Ditahan atau tidak, proses pilkada jalan terus," tambah Hasyim.
 
Hasyim mengatakan, sampai saat ini tak ada aturan yang mengatur penggantian calon kepala daerah yang bermasalah. "Amanat UU tidak menginstruksikan melakukan penggantian," jelas dia.

Baca: KPK Diminta tak Menunda Proses Hukum Calon Kepala Daerah

Hasyim pun menambahkan, KPU tak pernah membahas masalah ini dengan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Dalam rapat koordinasi di Kemenko Polhukam kemarin, KPU hanya menyampaikan sejumlah data dan infromasi terkait pilkada dan pemilu 2019.
 
Pernyataan penundaan proses hukum kepala daerah itu murni pemikiran Wiranto. KPU, kata Hasyim, bahkan mendukung KPK untuk mengumumkan calon kepala daerah yang ditetapkan sebagai tersangka kepada publik.
 
"Biar masyarakat tau, mana yang benar-benar bersih, mana yang tidak," jelas dia.
 
Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto membantah mengintervensi kinerja KPK terkait imbauan penghentian sementara proses hukum calon kepala daerah. Imbauan penundaan ini bertujuan baik.
 
Pemerintah juga tak berniat mencegah pengusutan kasus korupsi yang melibatkan calon kepala daerah oleh lembaga anti-rasuah. Wiranto pun tak memaksa KPK menerima imbauan ini. Keputusan tetap berada di tangan Agus Rahardjo dan pimpinan KPK lainnya.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.