comscore

MKD Tunggu Putusan Pengadilan untuk Menindaklanjuti Pelaporan Azis

Anggi Tondi Martaon - 24 September 2021 16:26 WIB
MKD Tunggu Putusan Pengadilan untuk Menindaklanjuti Pelaporan Azis
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Foto: Medcom.id
Jakarta: Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) belum mau menindaklanjuti pelaporan dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meski sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pasalnya belum ada kekuatan hukum tetap terhadap Azis.

"Harus ada keputusan dulu baru bertindak," kata Wakil Ketua MKD Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 24 September 2021.
Dia mengacu pada Pasal 1 ayat 4 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Tersangka adalah orang yang karena perbuatannya atau keadaannya patut diduga melakukan tindak pidana. 

"Oleh karena itu belum bisa menjadikan dasar apa pun. Kalau orang yang terlibat kasus pidana harus memalui proses pembuktian yang masih cukup panjang," ungkap dia.

Baca: Alasan Isoman, Azis Syamsuddin Minta Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

Politikus Partai Gerindra itu menyampaikan salah satu alasan mengambil keputusan tersebut adalah karena menempatkan hukum sebagai panglima tertinggi. Sehingga, langkah yang dilakukan MKD tak bertentangan dengan keputusan hukum.

"Setelah ada putusan yang jelas MKD akan menyesuaikan keputusan perkara ini," ungkap dia.

Dia menyebut pelaporan terhadap Azis tidak murni pelanggaran etik. Namun, juga mengandung unsur pidana.

Hal itu berbeda dengan kasus papa minta saham yang dialami Setya Novanto pada 2015. Sehingga, MKD bisa langsung bergerak mengusut laporan yang diterima.

"Jadi enggak abu-abu kaya waktu polemik papa minta saham. Kalau itu (pelaporan Azis) kan masih abu-abu antara kasus hukum atau etik," ujar dia.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id