Presiden: Indonesia Harus Berwatak Trendsetter

    Andhika Prasetyo - 06 Desember 2021 12:53 WIB
    Presiden: Indonesia Harus Berwatak <i>Trendsetter</i>
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Malaysia Ismail Sabri Yaakob di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, 10 November 2021. Foto: BPMI Setpres



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Indonesia berhenti menjadi pengekor negara lain. Tanah Air disebut layak menjadi pemimpin di kancah global.

    "Kita harus melakukan lompatan kemajuan. Kita harus mulai berwatak trendsetter, bukan lagi berwatak follower," ucap Jokowi dalam sambutan virtual di Kongres IV Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Senin, 6 Desember 2021.

     



    Menurut dia, Indonesia memiliki kesempatan untuk mewujudkan hal tersebut. Melalui Presidensi G20, Indonesia bisa memanfaatkan momentum menunjukkan kepemimpinan di level global. Indonesia bisa memasukkan agenda positif demi mewarnai dunia dan memperjuangkan kepentingan negara berkembang.

    Jokowi menjelaskan upaya ini sebagai aksi nyata melanjutkan perjuangan Presiden ke-1 Soekarno alias Bung Karno. Sang Proklamator dikenal sebagai sosok yang kerap berjuang mendukung kemerdekaan negara-negara jajahan.

    Baca: Warning! Bos IMF: Varian Omicron Dapat Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Global

    "Perjuangan ini seperti perjuangan Bung Karno dalam memimpin negara-negara Asia Afrika untuk merdeka. Sekarang, kita memimpin negara-negara terkaya dunia untuk membangun dunia yang lebih baik, yang lebih berkeadilan bagi kita semua, bagi masyarakat masa depan dunia," jelas Jokowi.

    Tidak hanya melalui Presidensi G20, upaya menjadi trendsetter bisa dilakukan melalui penanganan pandemi covid-19. Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang disorot lantaran berhasil menekan angka penularan covid-19 dan mengakselerasi vaksinasi.

    "Kita telah berhasil menjadi satu dari lima negara di dunia yang berhasil mengendalikan pandemi pada level 1. Hal ini menunjukkan kemampuan bangsa kita dalam menghadapi tantangan, yaitu dengan gotong-royong dan memanfaatkan tantangan itu sebagai peluang," tutur Presiden.

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga terus mengalami perbaikan. Semua itu, jelas Kepala Negara, bisa dicapai karena adanya kerja sama seluruh elemen bangsa dan inovasi tanpa henti, termasuk dalam pembentukan kebijakan.

    Ke depan, ia berharap pemerintah dan masyarakat Tanah Air bisa terus melahirkan pemikiran-pemikiran progresif. Gagasan-gagasan baru amat berguna bagi kemajuan bangsa.

    "Sehingga tercipta rumusan strategi besar dalam membangun negara yang berkarakter Pancasila," ungkap Jokowi.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id