118 Ribu ASN Pindah ke Ibu Kota Baru

    Siti Yona Hukmana - 20 Januari 2020 16:22 WIB
    118 Ribu ASN Pindah ke Ibu Kota Baru
    Ilustrasi ASN. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyebut ratusan ribu aparatur sipil negara (ASN) bakal pindah ke ibu kota baru di Kalimantan Timur. Terutama abdi negara yang bertugas di kementerian.

    "Ada 118 ribu pindah ke ibu kota pada 2024. Mereka-mereka yang usianya 45 tahun pada 2023 (yang pindah)," kata Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 20 Januari 2020. 

    Tjahjo mengatakan 118 ribu PNS itu harus siap pindah tugas. Sementara yang pensiun akan digantikan ASN baru. Tjahjo menyebut, ada 16 hingga 17 persen dari total ASN yang pensiun pada 2023-2024. 

    "Dari ASN pusat yang pensiun nanti diambil dari rekrutmen di pusat atau diambil dari rekrutmen di daerah. Karena ini kan ibu kota yang smart. Smart city, smart government, harus juga didukung smart ASN nya," ucap mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu. 

    Tjahjo menyebut biaya pemindahan PNS ditanggung pemerintah. Namun, Tjahjo belum bisa memerinci total anggaran yang dibutuhkan, baik biaya akomodasi atau tempat tinggal ASN. 

    "Menanggung apa saja belum tahu. Kami hanya menata itu saja," ujarnya.

    Pemerintah bakal memindahkan ibu kota ke sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kontur lokasi ibu kota baru berbukit-bukit karena merupakan bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare dengan kawasan inti seluas 56 ribu hektare.
     
    Nantinya, ibu kota baru akan terbagi menjadi sejumlah klaster yaitu klaster pemerintahan seluas 5.600 hektare, klaster kesehatan, klaster pendidikan, serta klaster riset dan teknologi. Proses pembangunan ibu kota baru akan membutuhkan dana sedikitnya Rp466 triliun.
     
    Dari jumlah itu, porsi APBN mencapai Rp89,4 triliun atau sebesar 19,2 persen. Sisanya, mengandalkan Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Rp253,4 triliun atau 54,5 persen, swasta termasuk BUMN Rp123,2 triliun atau 26,4 persen.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id