Rayuan Syair Dubes Agus Bikin Luluh Putra Mahkota Arab Saudi

    Fachri Audhia Hafiez - 31 Juli 2020 21:32 WIB
    Rayuan Syair Dubes Agus Bikin Luluh Putra Mahkota Arab Saudi
    Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel punya cara unik memperkokoh bilateral kedua negara. Agus mengambil hati Pemerintah Arab Saudi melalui syair.

    Jurus pamungkas itu membuat luluh putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman bin Abdulaziz al-Saud. "Saya siapkan syair-syair indah untuk merayu. Ternyata komunikasi dengan syair itu lebih menyentuh," kata Agus dalam program NewsMaker yang dipandu Direktur Pemberitaan Medcom.id, Abdul Kohar, Kamis, 30 Juli 2020.

    Agus mencuplik syair yang ia sampaikan kepada Muhammad bin Salman:

    'Di sebuah negara yang di dalamnya ada seseorang yang namanya Muhammad dan dia menjadi putra mahkota.
    Dia adalah pimpinan anak muda yang selalu ada dalam hatiku.
    Dia sebagai inisiator sebuah kota modern bernama Neom dan mempunyai sebuah semangat yang luar biasa

    Terima kasih dari hatiku yang terdalam dari bangsa Indonesia negeri terindah kami'

    Agus mengatakan syair itu membuat Muhammad bin Salman merasa senang. 'Sang pujangga' mengaku mempelajari syair sejak lama, bahkan saat menempuh pendidikan di pesantren.

    Cara lain yang ditunjukkan Agus dengan kemampuan ilmu nahwu dan menghafal lagu kebangsaan Arab Saudi. Agus menyebut semua hal itu sebagai bagian dari pemantik kedekatan di negara tempat dia ditugaskan.

    "Makanya jadi viral di Saudi ada dubes yang hafal lagu kebangsaannya Saudi. Dari situ saya masuk dan mencintai negeri ini," kata Agus.

    Langkah Agus itu sukses membawa Indonesia sebagai tamu kehormatan dalam Festival Kebudayaan Janadriyah di Riyadh, Arab Saudi pada 2018. Putra mahkota disebut punya ide besar untuk kembali kepada Islam moderat atau berdampingan dengan semua budaya.

    "Idenya semua adat istiadat dan semua peradaban dunia ini berdampingan. Salah satu yang mengisi lorong kosong itu adalah Indonesia. Di situ kita masuk di saat yang pas," ucap Agus.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id