Pemerintah Diminta Tegas Keluarkan Larangan Mudik

    Fachri Audhia Hafiez - 25 Maret 2020 12:12 WIB
    Pemerintah Diminta Tegas Keluarkan Larangan Mudik
    Ilustrasi mudik. MI
    Jakarta: Wakil Ketua Komisi V DPR, Syarief Abdullah Alkadrie, menilai imbauan tak mudik Lebaran 2020 di tengah wabah korona (covid-19) belum efektif. Pemerintah harus mempertegas kebijakan dalam bentuk pelarangan.

    "Enggak usah imbau. Dilarang saja masyarakat tidak boleh mudik," kata Syarief kepada Medcom.id, Rabu, 25 Maret 2020.

    Imbauan kerap tak dipatuhi masyarakat. Terlebih tanpa sanksi tegas, masyarakat tak bakal peduli arahan pemerintah.

    Politisi Partai NasDem ini juga meminta masyarakat memaklumi kondisi ini. Jika tradisi mudik tetap dilaksanakan, dikhawatirkan penyebaran virus sulit dibendung.

    "Sekarang ini kondisinya sudah darurat, jadi saya kira masyarakat harus mengerti. Kalau di agama itu ada kaidah yang artinya meniadakan yang mudarat itu lebih baik daripada meraih kebaikan," ujar Syarief.

    Baca: Kementerian dan Lembaga Diminta Tak Mengadakan Mudik Gratis

    Syarief mengatakan, DPR akan berkomunikasi kepada kementerian terkait khususnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub), untuk membahas persoalan ini. Namun hal ini menunggu waktu kendati masa reses DPR serta penerapan social distancing atau jaga jarak.

    "Kita tidak bisa berhubungan (tatap muka secara langsung) satu dengan yang lainnya. pada tanggal 29 Maret kita lihat, apakah itu diperpanjang dengan sistem teleconfrence dari jarak jauh," ucap Syarief.

    Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemnhub, Budi Setiyadi, mengimbau masyarakat tidak pulang ke kampung halaman pada Lebaran 2020. Kemenhub tengah menyosialisasikan imbauan ini.

    "Kan sekarang social distancing itu artinya tinggal di tempat saja, menjauhi ada kerumunan sebagainya. Itu harus kita jalankan bersama-sama, masyarakat juga harus disiplin untuk itu," ujar Budi.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id