Stafsus Milenial Jokowi Diminta Lepas Jabatan di Perusahaan

    Anggi Tondi Martaon - 23 April 2020 15:42 WIB
    Stafsus Milenial Jokowi Diminta Lepas Jabatan di Perusahaan
    Presiden Joko Widodo dan tujuh staf khusus dari kalangan milenial. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
    Jakarta: Staf khusus (Stafsus) milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta melepaskan jabatan di perusahaannya setelah diangkat menjadi pejabat publik. Mereka harus menghindari dugaan konflik kepentingan.

    "Apakah itu stafsus atau jabatan apa pun itu harus bisa melepaskan diri dari segala macam kepentingan bisnis apa pun," kata Anggota DPR Dave Laksono kepada Medcom.id, Kamis, 23 April 2020.

    Dave menyoroti polemik yang menyeret Adamas Belva Syah Devara. Ruangguru yang merupakan perusahaan milik Belva menjadi mitra dari program kartu prakerja. Belva yang saat itu masih menjabat staf khusus dituding memiliki konflik kepentingan dalam pemilihan Ruangguru sebagai mitra kartu prakerja.

    "Mestinya saat dia menjadi stafsus, enggak boleh menjadi CEO Ruangguru atau perusahaan mana pun," ungkap dia.

    Mengakhiri polemik konflik kepentingan itu, Belva akhirnya memilih mundur dari stafsus Presiden. Pengumuman tersebut disampaikan Belva melalui akun media sosial pribadinya, Selasa, 21 April 2020.

    Baca: Polemik Kartu Prakerja, Belva Devara Mundur dari Stafsus Jokowi

    Belva sudah menyampaikan surat pengunduran diri itu kepada Jokowi, Rabu, 15 April 2020. Belva juga mengklarifikasi tudingan yang menyatakan dirinya terlibat konflik kepentingan. Dia menegaskan proses verifikasi semua mitra kartu prakerja sudah berjalan sesuai aturan dan tidak ada konflik kepentingan apa pun.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id