Pemerintah Tak Boleh Cawe-cawe Kewenangan Lembaga Independen PDP

    Kautsar Widya Prabowo - 11 Agustus 2020 04:00 WIB
    Pemerintah Tak Boleh Cawe-cawe Kewenangan Lembaga Independen PDP
    Ilustrasi/Medcom.id.
    Jakarta: Anggota Komisi I DPR Charles Honoris menginginkan lembaga independen perlindungan data pribadi (PDP) bersifat mandiri. Tak boleh ada pengekangan dari pemerintah terhadap lembaga tersebut.

    "Pemerintah pengelola terbesar (data), memiliki data 270 juta penduduk.  Kita membutuhkan otoritas independen yang menjadi pengawas dari perlindungan data pribadi," ujar Charles dalam diskusi virtual, Senin, 10 Agustus 2020. 

    Lembaga tersebut menjadi salah satu kunci berjalannya pelaksanaan kebijakan  perlindungan data masyarakat. Pemantaun secara berkala harus dilakukan untuk memastikan seluruh pihak mematuhi ketentuan terkait data pribadi. 

    Selain itu, Charles juga meminta lembaga independen memiliki beberapa wewenang lain. Misalnya seperti memberikan konsultasi dan masukan terkait pengelolaan data pribadi kepada pemerintah.

    Baca: RUU PDP Harus Mengatur Lembaga Independen Perlindungan Data Pribadi

    Hal tersebut, kata dia, harus menjadi tugas lembaga independen PDP. Koordinasi yang intens juga harus dilakukan lembaga itu dengan pihak pengelola perlindungan data pribadi.

    Charles juga meminta instansi pemerintah dan sektor swasta terbuka pada lembaga tersebut. Terutama dalam merumuskan kebijakan memperkuat perlindungan data pribadi. 

    Seluruh tugas lembaga ini harus diatur dalam Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP). 

    "(Lembaga independen mampu) menyelesaikan sengketa perlindunga data pribadi sesui dengan landasan UU PDP," kata dia.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id