NU Sarankan Pedemo Bertarung di Ranah Hukum

    Anggi Tondi Martaon - 09 Oktober 2020 11:06 WIB
    NU Sarankan Pedemo Bertarung di Ranah Hukum
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengimbau masyarakat bijak memprotes pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Upaya hukum dianggap lebih baik daripada berunjuk rasa karena ancaman pandemi virus korona (covid-19).

    "Upaya hukum adalah jalur terbaik dan terhormat dalam mencari keadilan dibanding mobilisasi massa," kata Ketua PBNU Said Aqil Siroj dalam keterangan tertulis, Jumat, 9 Oktober 2020.

    Dia menyebut NU akan ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat. Upaya yang dipilih melalui jalur yang disediakan oleh konstitusi Indonesia.

    "Dengan mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK)," ungkap dia.

    Baca: Presiden Diminta Bekukan UU Cipta Kerja

    Selain itu, Said Aqil menyampaikan bahwa pihaknya menghargai upaya pemerintah dan DPR menciptakan lapangan pekerjaan melalui UU Ciptaker. Namun, NU menyayangkan hal tersebut tidak melalui proses yang baik.

    "NU menyesalkan proses legislasi UU Cipta Kerja yang terburu-buru, tertutup, dan enggan membuka diri terhadap aspirasi publik," sebut dia.

    Said Aqil menyebutkan, pembahasan UU Ciptaker seharusnya dilakukan tidak terburu-buru. Sebab, aturan yang dibahas cukup banyak, yakni 76 UU.

    "Di tengah suasana pandemi, memaksakan pengesahan UU yang menimbulkan resistensi publik adalah bentuk praktik kenegaraan yang buruk," ujar dia.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id