Petani di NTT Butuh Perbaikan Irigasi Pertanian

    Anggi Tondi Martaon - 14 November 2020 15:11 WIB
    Petani di NTT Butuh Perbaikan Irigasi Pertanian
    Kondisi irigasi di Desa Wae Reca/Istimewa.
    Jakarta: Petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan perbaikan irigasi untuk pertanian. Sebab, keterbatasan air membuat petani tidak bisa mengembangkan potensi agraria di daerah tersebut.

    Aspirasi petani bakal diperjuangkan Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel dan anggota Komisi IV dari Fraksi NasDem Julie Sutrisno Laiskodat. Diharapkan, sektor pertanian di NTT kembali bergairah. 

    "Pak Gobel dan Ibu Julie akan mendukung (memperjuangkan) aspirasi bagaimana aliran irigasi tersebut diperbaiki," kata Ajeng Kusuma, Tenaga Ahli Rachmat Gobel dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 November 2020.

    Tidak maksimalnya irigasi air terlihat di Desa Wae Reca, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Pasokan air ke lahan pertanian kurang meski lahan pertanian warga berada di saluran irigasi.

    Kondisi ini dikhawatirkan membuat potensi lahan persawahan di Desa Wae Reca tidak bisa maksimal dimanfaatkan. Padahal, luas lahan pertanian di Desa Wae Reca cukup besar hingga 100 hektare. Setiap kali panen, lahan sawah di sana mampu memproduksi 6-8 ton gabah padi per satu hektare. 

    Baca: NasDem Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat NTT Lewat Sektor Pertanian

    Permasalahan serupa ditemukan di Desa Mala Masu dan Radawea Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, NTT. Kekurangan air membuat petani hanya mampu mengelola 150 dari 300 hektare sawah. Separuh lahan hanya bisa ditanami padi saat musim penghujan.

    Selain memperjuangkan perbaikan saluran irigasi air, Gobel dan Julie juga menyalurkan bantuan tiga ton pupuk untuk tiga desa di Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur. Petani juga mendapat penyuluhan berupa demonstrasi plot (demplot) padi dan jagung. 

    Sementara itu, Kasubdit OP Wilayah II Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Eka Nugraha Abadi, menyampaikan pihaknya akan memperjuangkan keluhan petani. Perbaikan saluran irigasi air itu diharapkan mendapat dukungan dari DPR.

    "Apalagi di sini ada unsur pemerintah dan ada lembaga legislatif DPR RI ada disini juga melalui utusan khusus," kata Eka.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id